Berita  

853 Warga Penerima Undangan Jadup Tahap II Gampong Birem Puntong Berlangsung Kondusif

Langsa | 1Kabar.com

853 Warga Penerima Undangan Jadup Tahap II Gampong Birem Puntong (Simpang Komodor) Kecamatan Langsa Baro Aceh, Berlangsung Aman dan Kondusif, dari sejak pukul 7.30 Wib Warga sudah Stanby menanti kehadiran petugas,
Rabu (24-06-2026)

“Pada kesempatan itu juga tidak luput hadir untuk memantau langsung berjalannya pembagian undangan Jadup kepada warga, Alhamdulillah semua berjalan lancar dan Aman, Samsul Bahri tidak lupa ucapkan terimakasih kepada Bapak Walikota Langsa Jeffry sentana S. Putra S.E yang sudah berupaya keras mengupayakan pencarian jaminan hidup ( Jadup) tahap ll kepada masyarakat Birem Puntong.

“853 Warga Birem Puntong yang menerima undangan penyaluran bantuan Jaminan Hidup atau Stimulan tahap II. Sementara Pembagian berlangsung di halaman Mesjid setempat, dari sejak pagi hari begitu Antusias warga terus berdatangan pembagian Jadup berlangsung hingga beberapa hari ini, Proses pembagian undangan Jadup juga melibatkan Geuchik, perangkat Desa. Dan dilakukan pengawalan oleh Bhansa, anggota Koramil Langsa Baro, Bhabinkamtibmas Anggota Polsek Langsa Baro, dan tokoh masyarakat, Undangan tersebut menjadi syarat kelengkapan untuk warga sebagai Administrasi pencairan bantuan tersebut,”Ungkap Syamsul Bahri, geuchik Birem Puntong,

“Bagi warga yang sudah menerima undangan Jadup tahap II pada hari ini, untuk pencairannya akan di bagikan pada tanggal 30 Juni 2026, kepada warga juga kami arahan pada tanggal yang sudah di ditentukan pencairan dana nya langsung berkunjung ke kantor Pos yang sudah tersedia, geuchik juga berpesan agar warga setelah menerima uang nya langsung disimpan pada tempatnya supaya lebih aman,

“Saya sangatlah bersyukur warga Birem Puntong telah menerima undangan tepat waktu. Semoga bagi warga yang belum menerima undangan bantuan jadup tahap II, saya berharap untuk bersabar semua ini ada jadwalnya, begitu juga bagi warga yang sudah pencairan dana Jadup, dapat mengurangi beban kehidupan kita, serta benar benar digunakan untuk kebutuhan rumah tangga dan anak anak, mengigat prekonomian warga selama ini sangat sulit, “harap geuchik Birem Puntong Syamsul Bahri, penulis (Eko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *