Percepat Operasional KDKMP, Stafsus Menteri Koperasi dan Kadiskop Aceh Evaluasi Gerai di Pidie

Pidie|1Kabar.com

Sigli_Percepatan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pidie mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat dan provinsi.

Staf Khusus Menteri Koperasi Bidang Mitigasi Risiko dan Kepatuhan Koperasi, David Bastian, bersama Kepala Dinas Koperasi dan UKM Aceh, Reza Ferdian, turun langsung melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pembangunan gerai KDKMP di Kabupaten Pidie, Kamis (01/10/2026).

Kunjungan tersebut diterima langsung Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperdagkop UKM) Kabupaten Pidie, Cut Afrianidar, S.H., M.Si., CPMP. Fokus Monev kali ini adalah verifikasi dan validasi fisik gerai serta kelengkapan sarana prasarana penunjang agar koperasi rakyat itu bisa segera beroperasi.

Rombongan bersama Disperdagkop UKM Pidie menyisir sejumlah titik, di antaranya gerai KDKMP Peukan Sot, Kecamatan Simpang Tiga, dan KDMP Gampong Pasi Rawa, Kota Sigli, serta beberapa gerai di wilayah lainnya.

Hasil di lapangan menunjukkan fakta yang sama: bangunan gerai secara fisik sudah berdiri, namun sebagian besar masih minim sarana prasarana. Mulai dari rak display, etalase, sistem kasir, hingga stok awal, masih belum lengkap. Akibatnya, gerai belum bisa dioperasionalkan secara optimal untuk melayani masyarakat.

Kepala Disperdagkop UKM Pidie, Cut Afrianidar, menegaskan Pemkab Pidie terus mendorong agar kekurangan tersebut segera dipenuhi.

“Kami terus mendorong agar kelengkapan sarana dan prasarana gerai KDKMP dapat segera dipenuhi sehingga koperasi dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa,” ujar Cut Afrianidar.

Menurutnya, KDKMP adalah instrumen strategis penguatan ekonomi gampong. Jika gerai sudah beroperasi, perputaran ekonomi desa akan lebih terjaga dan masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh ke kota untuk kebutuhan pokok.

Antusiasme justru datang dari bawah. Keuchik Gampong Pasi Rawa, Yusriadi, mengaku warga dan pengurus koperasi sudah sangat siap menunggu operasional gerai.

“Kami sangat berharap gerai KDKMP ini dapat segera dilengkapi dan dioperasionalkan. Pengurus dan masyarakat sudah sangat siap dan antusias menunggu agar gerai ini segera berjalan,” ungkap Yusriadi.

Ia berharap ada percepatan fasilitasi dari pusat dan provinsi, terutama untuk pemenuhan sarana yang masih kurang, sehingga gerai yang sudah dibangun dengan anggaran negara tidak mangkrak dan benar-benar menjadi pusat ekonomi baru di gampong.

Dalam kunjungan tersebut, Cut Afrianidar turut didampingi Pendamping Project Management Officer (PMO) Kabupaten Pidie Darmawan dan Cut Syifa, serta Babinsa wilayah Kota Sigli yang ikut mengawal program KDKMP sebagai program prioritas nasional.

Pemkab Pidie berharap hasil monev Stafsus Menteri Koperasi dan Kadis Koperasi Aceh ini menjadi bahan tindak lanjut konkret di tingkat pusat, sehingga seluruh gerai KDKMP dari 23 kecamatan di Kabupaten Pidie bisa segera beroperasi dan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *