Subulussalam– 1kabar com. Selama ini masih banyak masyarakat yang menganggap domino hanya sebagai permainan pengisi waktu luang. Padahal, di Indonesia domino telah berkembang menjadi cabang olahraga yang memiliki organisasi resmi dan sistem pembinaan yang terstruktur hingga tingkat nasional.
Olahraga domino di Indonesia berada di bawah naungan Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PB PORDI) yang bertugas melakukan pembinaan atlet, menyusun regulasi pertandingan, serta menyelenggarakan berbagai turnamen dan kejuaraan di berbagai daerah.
Keberadaan PB PORDI menjadi bukti bahwa domino kini tidak lagi dipandang sekadar permainan biasa. Dalam olahraga ini, para pemain dituntut memiliki kemampuan berpikir cepat, strategi yang matang, konsentrasi tinggi, ketelitian, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas. Setiap pertandingan menjadi ajang adu kecerdasan dan kemampuan membaca pola permainan lawan.
Berbagai kejuaraan domino saat ini rutin digelar mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga nasional. Ribuan peserta dari berbagai daerah turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka sekaligus memperebutkan prestasi.
Di Kota Subulussalam, pemahaman mengenai olahraga domino dinilai penting agar masyarakat tidak lagi melihat domino hanya dari sisi hiburan semata. Dengan pembinaan yang baik melalui organisasi resmi, domino memiliki peluang besar melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.
Selain sebagai ajang kompetisi, domino juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat. Banyak turnamen domino digelar dalam rangka kegiatan sosial, peringatan hari besar, maupun kegiatan kemasyarakatan yang bertujuan memperkuat hubungan antarwarga.
Masyarakat juga perlu memahami bahwa olahraga domino berbeda dengan praktik perjudian. Dalam olahraga domino, tidak terdapat unsur taruhan yang menjadi dasar perjudian. Yang dikedepankan adalah kemampuan, strategi, aturan pertandingan yang jelas, sportivitas, dan prestasi atlet.
Sejalan dengan hal tersebut, para ulama melalui Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan bahwa yang diharamkan dalam Islam adalah praktik perjudian atau maisir yang mengandung unsur taruhan, spekulasi, dan keuntungan sepihak. Karena itu, olahraga domino yang dilaksanakan sebagai kegiatan olahraga dan kompetisi resmi tanpa unsur taruhan harus dibedakan dengan praktik perjudian yang dilarang oleh agama maupun hukum negara.
Para pecinta domino di Subulussalam diharapkan dapat memanfaatkan wadah organisasi resmi sebagai sarana mengembangkan bakat dan kemampuan secara positif. Dengan semangat pembinaan dan prestasi, domino berpotensi menjadi salah satu cabang olahraga yang mampu mengangkat nama daerah di tingkat nasional.
Melihat perkembangan yang terus meningkat di berbagai daerah, bukan tidak mungkin Kota Subulussalam ke depan akan melahirkan atlet-atlet domino andal yang mampu bersaing dalam berbagai kejuaraan nasional. Domino kini bukan sekadar permainan, melainkan olahraga strategi yang semakin mendapat tempat di hati masyarakat Indonesia. []












