1kabar.com | MEDAN — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan berhasil menangkap seorang wanita berusia (41 tahun) karena mengedarkan pod getar dan pil ekstasi yang berprofesi sebagai Kepala Lingkungan di Kota Medan, Jumat (04/09/2026).
Oknum Kepala Lingkungan berinisial FAP berusia (41 tahun,) Warga Jalan Brigjen Katamso Pantai Burung, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan ditangkap Personel Tim 4 Subnit II Unit I Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan, pada Sabtu (29/08/2026) sore kemarin disebuah Mini Market yang letaknya tidak jauh dari rumahnya saat yang diduga hendak melakukan transaksi narkoba.
Saat ditangkap, petugas menyita 2 vape narkoba atau yang lebih dikenal dengan sebutan pod getar merk El Chapo. Selain 2 pod getar, petugas juga menyita 2 butir pil esktasi.
“Pelaku berprofesi sebagai Kepala Lingkungan di Kota Medan, untuk barang bukti ada 2 pod getar dan 2 butir pil ekstasi,” ungkap Kasatres Narkoba Polrestabes Medan, AKBP. Rafli Yusuf Nugraha, S.H., S.I.K., M.I.P, pada Jumat (04/09/2026) malam.
Pelaku, diketahui baru dalam kurun waktu dua bulan terakhir mengedarkan narkoba. Biasanya, pelaku selalu menggunakan Mini Market sebagai tempat transaksi, namun beberapa kali transaksi juga dilakukan di pinggir jalan.
“Pelaku mengedarkan narkoba tidak hanya di lingkungan tempat ia tinggal dan bertugas sebagai Kepala Lingkungan, namun juga ke masyarakat diluar lingkungan tempat tinggalnya. Untuk setiap satu pod getar yang terjual, pelaku mendapat keuntungan senilai Rp. 200 ribu, sedangkan untuk satu butir pil ekstasi yang laku terjual pelaku mendapat keuntungan senilai Rp. 30 ribu,” tambah Rafli.
Dalam kasus ini, polisi kini sedang mengejar pemasok narkoba kepada pelaku yang identitasnya sudah diketahui. Polisi memastikan, tidak akan pandang bulu dalam setiap penegakan hukum dalam hal pemberantasan narkoba.
“Pemasok narkoba kepada pelaku berinisial M ini yang sedang kami kejar. Kami pastikan pengedar maupun bandar bisa berlari, tapi tidak akan bisa bisa bersembunyi dari kami,” pungkas Rafli Yusuf Nugraha.(1kbr40)













