1kabar.com — Deli Serdang | Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga wilayah pesisir sekaligus mencegah peredaran narkoba di Kabupaten Deli Serdang.
Hal itu disampaikan saat menerima audiensi Komandan Satuan Patroli (Satrol) Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I, Letkol Laut (P) Soni Wibisono, bersama Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Nasional Kabupaten Deli Serdang, Kombes Pol. M. Fadris Sangun Ratu Lana di Kantor Bupati Deli Serdang, Senin (14/09/2026).
Bersama Satrol Kodaeral I, dibahas penguatan pengamanan wilayah maritim di Kabupaten Deli Serdang yang berbatasan dengan Selat Malaka. Satrol Kodaeral I menyampaikan kesiapan mendukung pengamanan melalui unsur armada serta patroli keamanan laut yang dimiliki.
Kolaborasi juga diarahkan pada pengembangan potensi pesisir dan ketahanan pangan. Salah satunya rencana pemanfaatan lahan sekitar 900 hektare di Paluh Kurau untuk pengembangan ketahanan pangan, serta pengembangan ekonomi biru melalui budidaya kepiting soka.
Didampingi Dinas terkait, Bupati menyambut baik kolaborasi tersebut, termasuk rencana cetak sawah baru sebagai program memperluas lahan ketahanan pangan di Kabupaten Deli Serdang.
“Kita kolaborasikan. Kami juga sudah menyiapkan masyarakat alat berat untuk cetak sawah. Lahan yang ada harus semakin produktif dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Bupati.
Bupati juga menilai pengawasan kawasan pesisir menjadi bagian penting dalam upaya pemberantasan narkoba, mengingat wilayah pantai menjadi salah satu titik yang perlu diwaspadai dalam masuknya narkotika melalui jalur laut.
“Kami mohon dukungan dari kawan-kawan TNI AL khususnya untuk membantu pemerintah daerah dalam mengantisipasi peredaran narkoba yang masuk melalui jalur laut, mengingat garis pantai kita itu ada sekitar 65 km,” kata Bupati.
Bersama Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Deli Serdang, Kombes Pol. M. Fadris Sangun Ratu Lana,vBupati juga membahas penguatan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN), termasuk melalui deteksi dini di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Kalau kita ingin memperbaiki, memang harus dimulai dari dalam. Saya terbuka untuk pemeriksaan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN),” tegas Bupati.
Ia juga bersedia menindaklanjuti instruksi Gubernur Sumatera Utara tentang pelarangan penggunaan rokok elektrik atau vape di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang.
Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNN) Kabupaten Deli Serdang, Kombes Pol. M. Fadris Sangun Ratu Lana, menyampaikan saat ini semakin marak penyalahgunaan narkotika dalam bentuk cair yang berpotensi dicampurkan ke dalam cairan vape dan menyasar remaja maupun masyarakat usia produktif.
“Kami sudah melihat komitmen Pak Bupati terhadap perang melawan narkoba. Berbagai penindakan serta dukungan yang telah dilakukan bisa terus kita kolaborasikan bersama,” pungkas Kombes Fadris.
Selain itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Deli Serdang menyampaikan sejumlah program yang akan diperkuat, seperti penguatan Kampung Bersinar, Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN), serta pembentukan SPEKTA yang telah dibentuk di SMP Negeri 2 Lubuk Pakam.(***)













