Bencana Banjir Melanda 7 Kecamatan di Deli Serdang, Data BPBD Deli Serdang Sebanyak 3.802 Unit Rumah Terdampak Banjir dengan Total 2.911 KK atau 12.596 Jiwa

Teks Foto : Tiang Tower di terpah angin puting beliung tumbang di permukiman warga/(Doks Foto/Istimewa/1kabar.com/Yoeli Siregar)

1kabar.com — Deli Serdang | Bencana banjir melanda tujuh kecamatan di Kabupaten Deli Serdang, pada Kamis (29/10/2026).

Berdasarkan data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Deli Serdang, sebanyak 3.802 unit rumah terdampak banjir, dengan total 2.911 Kepala Keluarga (KK) atau 12.596 Jiwa.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Deli Serdang, Mukti Ali Harahap, menyampaikan data tersebut pada Kamis (29/10/2026) sore.

Tujuh kecamatan yang terdampak banjir meliputi Kecamatan Tanjung Morawa, Kecamatan Hamparan Perak, Kecamatan Bangun Purba, Kecamatan Deli Tua, Kecamatan Sunggal, Kecamatan Batang Kuis, dan Kecamatan Patumbak.

Secara keseluruhan, banjir dilaporkan berdampak pada 12 Desa/Kelurahan.

“Berdasarkan laporan sementara, ketinggian air di sejumlah wilayah berkisar antara 30 hingga 70 sentimeter. Beberapa Desa/Kelurahan dilaporkan telah mengalami surut, sementara wilayah lainnya masih dalam proses penanganan,” kata Mukti Ali Harahap, Sabtu (31/10/2026).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Deli Serdang mencatat enam titik telah tertangani, sedangkan tujuh titik lainnya masih dalam proses penanganan.

Berdasarkan data sementara tersebut, belum ada laporan korban meninggal dunia, hilang, maupun warga yang mengungsi akibat banjir.

Mukti menyebutkan, data dampak dan penanganan bencana masih dapat berubah sesuai dengan perkembangan kondisi di lapangan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Deli Serdang terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menangani dampak banjir di wilayah terdampak.

“Masyarakat juga diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan yang dapat memicu banjir susulan, mengutamakan keselamatan diri dan keluarga, serta mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang,” ujar Mukti.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Deli Serdang mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana, terutama ketika kondisi cuaca masih berisiko menimbulkan genangan maupun banjir.(1kbr/ds/yl40)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *