1kabar.com — MEDAN | Mantan Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rachman, menyatakan resmi bergabung sebagai Kader Partai Demokrat. Ia mengaku siap bekerja militan untuk membesarkan partai berlambang mercy itu pada Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2029.
Aulia Rachman mengaku sudah lama menaruh hati kepada Partai Demokrat karena menampilkan politik yang santun, beradab, dan berpihak kepada rakyat.
“Terutama performa Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Mas Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang kini menjadi idola, panutan, dan teladan bagi generasi muda. Partai Demokrat kini menuju arah kembali kepada kejayaan di Tahun 2009 lalu,” kata Aulia Rachman kepada wartawan, Senin (12/10/2026).
Menurut Aulia Rachman, peluang Partai Demokrat untuk mengulang kejayaan di era Presiden Republik Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) justru datang dari eksternal. Saat ini banyak elemen masyarakat yang merindukan kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mampu menghadirkan stabilitas di sektor politik, ekonomi, dan sosial.
Di tengah dinamika politik saat ini, kata dia, keuntungan besar ada di Partai Demokrat karena kerinduan publik terhadap sosok Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu ada pada diri Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Publik menilai kinerja Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan sangat baik dan jauh dari kontroversi.
“Tanpa bermaksud berlebihan atau mengkultuskan, jika dibariskan para Menteri termasuk Ketua Umum Partai Politik (Parpol), sosok Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang paling layak menjadi pemimpin bangsa mendampingi Pak Prabowo Subianto,” ujar mantan Wakil Wali Kota Medan pasangan Bobby Nasution itu.
Keberadaan Partai Demokrat dalam koalisi pemerintahan dengan menempatkan sejumlah Kader Partai Demokrat di Kabinet Merah Putih, menurutnya, menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Secara umum, Kader Partai Demokrat di Kabinet Merah Putih memberikan kontribusi positif terhadap kinerja Pemerintahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Meski peluang eksternal besar, tantangan justru datang dari internal partai. Konsolidasi dan soliditas yang dibangun Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di tingkat Pusat dinilai belum sepenuhnya diikuti di tingkat Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Dewan Pimpinan Cabang (DPC), hingga Pimpinan Anak Cabang (PAC).
“Konsolidasi itu sangat penting dan harus terus-menerus dilakukan. Turun ke bawah dan selektif menggaet tokoh-tokoh masyarakat untuk bergabung membesarkan partai adalah kunci jika ingin kembali berjaya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, konsolidasi membutuhkan semangat kebersamaan, gotong royong, dan loyalitas agar berjalan berkesinambungan.
Aulia Rachman menegaskan kini lebih mantap menjadikan Partai Demokrat sebagai kendaraan politiknya. Ia berjanji akan militan berjuang membesarkan partai dan menyatakan kesiapannya untuk masuk dalam struktur kepengurusan.(1kbr/sp40)













