PC 0202 KB FKPPI Deli Serdang Tegaskan Tidak Terlibat dalam Insiden Penembakan Wadan KOTI PP Inisial DP Meninggal Dunia di Bangun Rejo-Tanjung Morawa

Teks Foto : Pelaksana Tugas PC 0202 KB FKPPI Kabupaten Deli Serdang, Hanafi Maksum Tanjung, S.H, saat memberikan keterangan persnya kepada sejumlah wartawan di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (21/10/2026)/(Doks Foto/Istimewa/1kabar.com/Zulkarnain Lubis)

1kabar.com — Deli Serdang | Pimpinan Cabang (PC) 0202 Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI/Polri Indonesia (KB FKPPI) Kabupaten Deli Serdang menegaskan tidak terlibat dalam insiden kericuhan kelompok pemuda pecah yang terjadi di Dusun III, Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, pada Minggu (18/10/2026) lalu sekitar pukul 21.00 WIB malam, yang menimbulkan korban jiwa atau meninggal dunia yang viral di media sosial (Medsos).

Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI/Polri Indonesia (KB FKPPI) juga meminta aparat penegak hukum (APH) mengusut tuntas kasus tersebut.

Penegasan itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Pimpinan Cabang (PC) 0202 Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI/Polri Indonesia (KB FKPPI) Kabupaten Deli Serdang, Hanafi Maksum Tanjung, S.H, saat memberikan keterangan persnya di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, pada Rabu (21/10/2026), terkait beredarnya informasi di media sosial (Medsos) yang mengaitkan organisasi tersebut dengan Pemuda Pancasila dalam peristiwa yang terjadi di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, pada Minggu (18/10/2026) lalu sekitar pukul 21.00 WIB malam.

“Atas kejadian ini, kami dari Pimpinan Cabang (PC) 0202 Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI/Polri Indonesia (KB FKPPI) Kabupaten Deli Serdang turut berduka cita atas adanya korban jiwa atau meninggal dunia. Kami tegaskan bahwa Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI/Polri Indonesia (KB FKPPI) tidak ada sangkut pautnya dengan kejadian tersebut,” kata Hanafi Maksum Tanjung dalam siaran persnya, pada Rabu (21/10/2026).

Hanafi Maksum Tanjung yang juga Wakil Ketua Pengurus Daerah II Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI/Polri Indonesia (KB FKPPI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Bidang Bela Negara itu menyayangkan beredarnya narasi di media sosial (Medsos) yang menggambarkan seolah-olah terjadi pertentangan antara Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI/Polri Indonesia (FKPPI) dan Pemuda Pancasila (PP).

Hanafi Maksum Tanjung menegaskan, pihaknya mendukung penuh langkah kepolisian untuk mengungkap kasus tersebut secara tuntas dan meminta semua pihak mempercayakan penanganannya kepada aparat penegak hukum.

“Kami meminta kepada penegak hukum supaya kasus ini diusut tuntas. Kami sangat mendukung, baik secara pribadi maupun organisasi,” tegas Hanafi Maksum Tanjung, pada Rabu (21/10/2026).

Selain menyampaikan belasungkawa, Pelaksana Tugas (Plt) Pimpinan Cabang (PC) 0202 Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI/Polri Indonesia (KB FKPPI) Kabupaten Deli Serdang, mengimbau seluruh elemen masyarakat, termasuk Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI/Polri Indonesia (KB FKPPI) dan Pemuda Pancasila (PP), agar menahan diri serta tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi.

“Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) merupakan tanggung jawab bersama agar situasi di Kabupaten Deli Serdang tetap aman dan kondusif,” harapnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak memperkeruh suasana melalui unggahan maupun komentar di media sosial.

Terkait kemungkinan langkah hukum terhadap akun medsos yang menyebarkan informasi seolah-olah Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI/Polri Indonesia (FKPPI) terlibat, Hanafi Maksum Tanjung mengatakan Pengurus Daerah akan terlebih dahulu melakukan pembahasan internal.

“Pengurus Daerah akan berdiskusi dan mengumpulkan Pengurus untuk membahas hal tersebut. Intinya, saya mengajak kawan-kawan di media sosial agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban supaya situasi tetap kondusif,” pungkas Hanafi Maksum Tanjung.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Komandan Komando Inti (Wadan Koti) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Deli Serdang berinisial DP berusia (40 tahun), meninggal dunia ditembak orang tak dikenal dileher kiri saat berada didalam Mobilnya di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, pada, Minggu (18/10/2026) lalu sekira pukul 21.00 WIB malam.(1kbr/ds/zl40)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *