Pria 27 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Sidodadi Ramunia-Deli Serdang, Polisi : “Diduga Bunuh Diri!”

Teks Foto : Seorang pria berinisial AS berusia (27 tahun), Warga Dusun Bali, Desa Sidodadi Ramunia, Kecamatan Bringin, Kabupaten Deli Serdang ditemukan meninggal dunia di wilayah hukum Kepolisian Sektor (Polsek) Bringin, Rabu (21/10/2026) sekira pukul 12.30 WIB/(Doks Foto/1kabar.com/Zulkarnain Lubis)

1kabar.com — Deli Serdang | Seorang pria berinisial AS berusia (27 tahun), Warga Dusun Bali, Desa Sidodadi Ramunia, Kecamatan Bringin, Kabupaten Deli Serdang ditemukan meninggal dunia di wilayah hukum Kepolisian Sektor (Polsek) Bringin, Rabu (21/10/2026) sekira pukul 12.30 WIB.

Kapolsek Bringin, Iptu. Briyan Jaya Ginting, S.H., M.H, membenarkan penemuan tersebut. Korban ditemukan disebuah rumah kosong di Dusun Madiun B, Desa Sidodadi Ramunia, Kecamatan Beringin.

“Benar, korban ditemukan warga masyarakat dalam keadaan meninggal dunia. Diduga korban bunuh diri,” kata Iptu. Briyan Jaya Ginting kepada 1kabar.com, Rabu (21/10/2026).

•Kronologi Penemuan.

Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula saat saksi Suriono berusia (38 tahun) hendak menyuruh pekerjanya beristirahat diteras rumah kosong disamping rumahnya. Saat menuju lokasi, saksi melihat korban sudah dalam keadaan tergantung.

Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar termasuk saksi Adi KS berusia (46 tahun) dan Fitriani berusia (30 tahun) yang merupakan keluarga korban, datang ke lokasi.

“Keluarga korban yang tinggal tidak jauh dari lokasi kemudian membawa korban ke rumah duka di Dusun Bali, Desa Sidodadi,” ucap saksi kepada 1kabar.com, Rabu (21/10/2026).

Petugas Polsek Bringin yang menerima laporan langsung melakukan cek dan olah tempat kejadian perkara (TKP), berhasil mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan saksi-saksi.

Dari keterangan keluarga, korban semasa hidup disebut sering mengalami persoalan keluarga. Polisi juga menemukan sepucuk surat yang ditinggalkan korban untuk keluarga.

Pihak keluarga menyatakan menolak untuk dilakukan autopsi dan telah membuat pernyataan resmi.

“Jenazah sudah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Keluarga membuat pernyataan menolak autopsi,” pungkas Iptu. Briyan Jaya Ginting.(1kbr/ds/zul40)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *