Bendum LPM Deli Serdang Apresiasi Bupati Deli Serdang Tetap Fokus Kerja Meski Diterpa Narasi Negatif

DELI SERDANG,1kabar.com -Bendahara Umum DPD Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kabupaten Deli Serdang, Chairil Alwi, mengapresiasi Bupati Deli Serdang dr. H. Asri Ludin Tambunan yang tetap fokus bekerja dan meraih prestasi nasional meski diterpa narasi negatif dan adu domba di media sosial.

Hal tersebut diungkapkan Alwi kepada awak media di salah satu kafe di Lubuk Pakam, Minggu (18/10/2026).

Menurutnya, meski diterpa narasi negatif, Bupati Asri Ludin Tambunan tetap menunjukkan dedikasi dan profesionalisme tinggi dalam memimpin Deli Serdang.

“Terbukti dalam 2 tahun memimpin Deli Serdang, berbagai prestasi sudah didapat. Di bawah kepemimpinannya Pemkab Deli Serdang meraih Juara II Nasional PPD 2026, Kabupaten Sehat Swasti Saba Wiwierda pertama di Sumut, Kabupaten Layak Anak Nindya, serta berhasil menurunkan kemiskinan dari 4,01% jadi 3,11%, pengangguran 9,13% jadi 7,69%, menekan inflasi hingga 3,80%, dan menaikkan IPM jadi 78,29,” ujar Alwi.

Terkait video, Alwi menyayangkan tindakan oknum yang memotong dan memelintir video Bupati saat kegiatan Job Fair Pemkab Deli Serdang, sehingga menimbulkan framing seolah Bupati bercanda dengan pencari kerja.

Namun faktanya, beliau hanya menunjukkan ada stan yang mampu memberikan gaji Rp10 juta per bulan sehingga para calon pekerja menjadi lebih semangat.

“Saya sangat menyayangkan pemotongan video dan framing narasi tersebut. Seolah-olah Bapak Bupati bercanda dengan pencari kerja, padahal beliau menyampaikan informasi lowongan secara serius untuk membantu masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti unggahan akun Instagram @badanperwakilannetizen yang menuliskan singkatan berkonotasi kurang pantas dan tidak beretika di ruang publik.

“Penghargaan PPD Terbaik II Nasional ini menjadi bukti nyata perencanaan dan arah pembangunan Pemkab Deli Serdang berjalan tepat sasaran, terukur, dan memberi dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Pelayanan publik juga semakin meningkat dan tertata,” tambahnya.

Ia pun berharap masyarakat jangan mudah terprovokasi tanpa melihat video tersebut secara utuh.

“Jangan mudah terprovokasi oleh potongan video yang tidak utuh,” harapnya.(aceng)

Penulis: AcengEditor: Fadly

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *