BITUNG |1Kabar.Com
Kepedulian tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Terkadang, niat tulus, semangat gotong royong, dan keinginan untuk berbagi dapat menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. Semangat inilah yang diwujudkan melalui peresmian Taman Pengajian POLSAMA (Polisi Bersama Masyarakat) di Kelurahan Girian Weru Satu, Kecamatan Girian, Kota Bitung, Selasa (27/10/2026).
Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.H., meresmikan langsung taman pengajian tersebut sebagai wujud nyata kehadiran Polri yang tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga turut mendukung pendidikan keagamaan, pembinaan karakter, serta masa depan generasi muda.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolsek Maesa AKP TUEGEH DARUS.,S.Sos, Kabag Ren AKP NYOTO.,S.Sos, Lurah Girian Weru Satu Marlin Pratasis, S.Sos., Imam Masjid Al-Muttaqien Arifin Moha, Ketua BTM Masjid Al-Muttaqien sekaligus Kasi Humas Polres Bitung AKP Abdul Natip Anggai, Ketua Baznas Kota Bitung Hamdani Paransa, S.Sos., tokoh pemuda Nando Lengkong, Sekretaris Majelis Daerah KAHMI Kota Bitung Muzakir Boven, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustaz Hamdani Paransa, S.Sos., kemudian dilanjutkan sambutan dari penggagas Taman Pengajian POLSAMA, Aiptu Suryadi Duhe, S.Sos.
Berawal dari Kepedulian, Tumbuh Menjadi Gerakan Bersama
Di balik hadirnya Taman Pengajian POLSAMA, terdapat kepedulian Aiptu Suryadi Duhe terhadap anak-anak di kawasan pesisir Kuala Girian yang membutuhkan tempat belajar Al-Qur’an yang mudah dijangkau.
Bangunan yang kini menjadi tempat belajar tersebut sebelumnya merupakan Poskesdes yang tidak terpakai akibat terdampak banjir. Melihat peluang untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat, Aiptu Suryadi bersama warga mengambil inisiatif membersihkan dan merehabilitasi bangunan itu secara swadaya hingga dapat dimanfaatkan sebagai taman pengajian.
“Alhamdulillah, dengan semangat gotong royong bersama masyarakat, tempat ini akhirnya bisa dimanfaatkan sebagai taman pengajian. Kami percaya tidak harus menjadi orang kaya untuk bisa bersedekah dan memberi manfaat bagi sesama,” ujar Aiptu Suryadi.
Kisah tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian tidak diukur dari besarnya materi, melainkan dari ketulusan untuk berbuat dan kesediaan mengajak orang lain menghadirkan perubahan positif.
Atas inisiatif tersebut, Kapolres Bitung memberikan apresiasi kepada Aiptu Suryadi Duhe yang telah menunjukkan bahwa pengabdian seorang anggota Polri dapat diwujudkan melalui langkah sederhana, dekat dengan kebutuhan masyarakat, dan memberikan manfaat berkelanjutan.
“Saya bangga dengan apa yang dilakukan Aiptu Suryadi. Beliau mungkin mengatakan dirinya orang biasa, tetapi sesungguhnya beliau adalah orang yang kaya hati. Apa yang dilakukan hari ini akan menjadi amal jariyah yang manfaatnya terus mengalir,” ungkap AKBP Arie Sulistyo Nugroho.
POLSAMA, Menguatkan Kedekatan Polri dan Masyarakat
Kapolres menegaskan bahwa Taman Pengajian POLSAMA merupakan salah satu bentuk nyata semangat Polisi Bersama Masyarakat. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya dirasakan melalui pelayanan keamanan, tetapi juga melalui kepedulian sosial, pendidikan, dan kegiatan positif yang menyentuh kehidupan warga.
Menurutnya, pendidikan agama dan pembentukan karakter sejak dini memiliki peran penting dalam membekali anak-anak menghadapi tantangan zaman. Karena itu, ia berharap taman pengajian tersebut dapat menjadi ruang yang aman, nyaman, dan bermanfaat bagi anak-anak untuk mengenal, membaca, memahami, serta mencintai Al-Qur’an.
“Harapan kami, Taman Pengajian POLSAMA ini dapat melahirkan generasi Qurani yang berakhlak mulia, mencintai Al-Qur’an, serta memiliki benteng moral yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan zaman,” demikian harapan Kapolres.
Ia juga menegaskan bahwa Polres Bitung akan terus memberikan apresiasi kepada personel yang menghadirkan inovasi dan pengabdian nyata di tengah masyarakat. Apresiasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi anggota lainnya untuk terus berinisiatif, peduli terhadap lingkungan sekitar, serta menghadirkan program sosial yang berdampak positif.
Sebagai bentuk dukungan terhadap proses pembelajaran, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan simbolis bantuan Al-Qur’an dan buku Iqra kepada para santri, kemudian ditutup dengan doa bersama.
Menanam Ilmu, Menumbuhkan Akhlak, Merawat Kebersamaan
Kehadiran Taman Pengajian POLSAMA di kawasan pesisir Kuala Girian diharapkan tidak sekadar menjadi tempat belajar membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi ruang tumbuhnya nilai-nilai kedisiplinan, kepedulian, saling menghormati, dan kebersamaan sejak usia dini.
Melalui semangat gotong royong dan kolaborasi antara Polri, tokoh agama, pemerintah kelurahan, serta masyarakat, taman pengajian ini menjadi pengingat bahwa membangun masa depan anak-anak merupakan tanggung jawab bersama.
Polres Bitung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga dan mendukung keberlangsungan taman pengajian tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi penerus.
Polisi Bersama Masyarakat — hadir dengan kepedulian, mengabdi dengan ketulusan, dan tumbuh bersama masyarakat.
Aba**













