Pemkab Pidie-PT KAI Capai Kesepakatan, Pembangunan Masjid Agung Al-Falah Segera Dilanjutkan

Pidie|1Kabar.com

Sigli_Pemerintah Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama pemanfaatan tanah milik PT KAI yang berada di Gampong Blok Sawah, Kota Sigli, dengan luas sekitar 3 hektar tersebut untuk pembangunan Masjid Agung Al-Falah Sigli.

Penandatanganan berlangsung pada Jumat siang, 25 September 2026, di Ruang Proaktif Kantor Pusat PT KAI, Jl. Perintis Kemerdekaan No. 1 Bandung.

Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari proses panjang yang telah berlangsung lama. Kepastian jadwal tertuang dalam surat resmi PT KAI Kantor Pusat Nomor KG.113/IX/377/KA-2026 tertanggal 22 September 2026 yang ditandatangani secara elektronik oleh Vice President of Non Station Commercialization PT KAI, Roestono.

Surat ini merupakan penjadwalan ulang dari undangan sebelumnya Nomor KG.113/IX/315/KA-2026 tanggal 17 September 2026, setelah Pemkab Pidie mengajukan permohonan reschedule melalui surat Nomor 400.14.1.1/3219 tanggal 18 September 2026.

Kepala Sub Divre 1.1 Aceh PT KAI, Kamal Muktar Khabib DS, menyatakan proses ini sudah berlangsung lama hingga akhirnya menemukan titik temu.

“Proses ini sudah berlangsung lama sehingga pada hari ini telah menemukan titik temu, sehingga Pemerintah Kabupaten Pidie dan PT KAI dapat menjalin kerja sama terkait pemanfaatan tanah PT KAI yang berada di Gampong Blok Sawah untuk pembangunan Masjid Agung Al-Falah Sigli,” ujarnya.

Bupati Pidie, H. Sarjani Abdullah, S.H., M.H., menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menjelaskan pemanfaatan tanah ini dilakukan secara legal melalui perjanjian kerja sama, dan secara agama perlu dilengkapi dengan ijab qabul.

“Pemanfaatan tanah ini untuk pembangunan masjid secara legal dilakukan dengan perjanjian kerja sama, sedangkan secara agama perlu dilakukan ijab qabul,” jelas Bupati.

Usai penandatanganan perjanjian kerja sama, acara dilanjutkan dengan pengucapan lafadz ijab qabul untuk sahnya pemanfaatan tanah tersebut untuk pembangunan Masjid Agung Al-Falah Sigli.

Hadir dari Pidie Bersama Bupati H. Sarjani Abdullah, S.H., Wakil Bupati Pidie, Alzaizi Umar, Ketua DPRK Pidie Anwar Sastra Putra, S.H., Dandim 0102/Pidie: Letkol Abdul Hadi, S.Sos., Kajari Pidie: Rajendra Dharmalingga Wiritanaya, S.H., M.H.

Kemudian, Sekda Pidie Drs. Samsul Azhar, Kadis Perhubungan, Muslim, S.Sos., M.Si., Anggota DPRK Pidie Said Rizal Fahlevi, Kasi Intel Kejari Pidie: Maulijar, S.H.I., S.H., M.H., serta Kabag Pemerintahan Setdakab Pidie, Almanza, S.STP.

Sedangkan dari jajaran PT KAI, yaitu Kepala Sub Divisi 1.1 Aceh, Kamal Muktar Khabib DS, Manager of Non Transport Sales Non ROW, Saepudin Nugroho, juga pejabat KAI terkait lainnya.

Dengan ditandatanganinya kerja sama ini, pembangunan Masjid Agung Al-Falah Sigli yang menjadi ikon dan kebanggaan masyarakat Pidie diharapkan dapat segera dilanjutkan tanpa kendala legalitas lahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *