Personel Yonif 854/DK Dikerahkan Bantu Rekonstruksi Jembatan Bailey di Kala Segi

Aceh Tengah-1kabar.com

Sebanyak 12 personel Yonif 854/DK Brigif 47 dikerahkan untuk membantu pekerjaan rekonstruksi jembatan Bailey di Desa Kala Segi, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, Kamis (27/8/2026).

Pengerahan personel tersebut berdasarkan Surat Perintah Nomor 11/VII/2026. Keterlibatan prajurit dilakukan melalui tim Zibang (Zeni Bangunan) untuk mendukung percepatan pembangunan jembatan yang menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat setempat.

Danyonif 854/DK Letkol Inf. M. Fakhri Prawira, S.Sos., melalui Sersan Satu Windra Bajaupan selaku Pokko 3 Ton Morse Kompi Bantuan Yonif 854/DK Brigif 47, mengatakan personel diterjunkan untuk membantu proses rekonstruksi sekaligus mempercepat pemulihan akses masyarakat yang terdampak bencana pada 2025 lalu.

“Berdasarkan Surat Perintah Nomor 11/VII/2026, sebanyak 12 anggota dikerahkan untuk membantu Zibang dalam rekonstruksi jembatan Bailey di Desa Kala Segi, Kecamatan Bintang,” ujar Windra.

Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut ditujukan untuk mendukung mobilitas masyarakat, khususnya warga Desa Kala Segi dan pengguna jalan yang selama ini bergantung pada akses tersebut.

Jembatan yang dikerjakan merupakan jembatan rangka baja tipe Bailey, dengan panjang sekitar 15 meter dan lebar 6 meter. Sementara jarak konstruksi jembatan dari permukaan air diperkirakan mencapai 15 meter.

Pekerjaan pembangunan mulai dilaksanakan pada Kamis, 27 Agustus 2026, dengan melibatkan personel TNI dalam mendukung pekerjaan teknis di lapangan bersama unsur terkait.

“Personel diterjunkan untuk membantu pembangunan jembatan rangka baja tipe Bailey yang menghubungkan akses masyarakat Desa Kala Segi dengan jalan di Kecamatan Bintang,” katanya.

Windra menambahkan, keterlibatan TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat, terutama dalam membantu percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian TNI kepada masyarakat. Kami berupaya membantu mempercepat pemulihan akses agar aktivitas warga kembali lancar dan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Pembangunan jembatan Bailey ini diharapkan dapat mempercepat normalisasi mobilitas warga serta mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat yang sebelumnya terdampak kerusakan infrastruktur akibat bencana.

Kehadiran personel TNI dalam proses rekonstruksi juga menjadi bagian dari sinergi dalam penanganan dampak pascabencana, khususnya pada pembangunan kembali infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.

Dengan dibangunnya jembatan tersebut, akses masyarakat Desa Kala Segi diharapkan segera kembali berfungsi secara optimal dan memberikan kemudahan bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *