JAKARTA —1Kabar.co. Struktur baru Dewan Pengurus Pusat (DPP) Fast Respon Counter Polri (FRN) periode 2026–2031 resmi disusun. Sejumlah nama yang selama ini dikenal dalam aktivitas organisasi kembali menempati posisi strategis untuk memperkuat konsolidasi FRN di tingkat nasional hingga daerah.
Posisi Ketua Umum dipercayakan kepada R. Mas MH Agus Rugiarto, S.H., M.H., yang dikenal dengan nama Agus Flores. Sementara posisi Wakil Ketua Umum ditempati Marselinus Abi, S.H., M.H.
Untuk menggerakkan roda organisasi, Idwar Basrah, S.H., M.H. dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal, didampingi Novianus Martin Bau, S.H., M.H. sebagai Wakil Sekretaris Jenderal.
Posisi Ketua Harian dipercayakan kepada Ahmad Soleh, S.H., M.H., sedangkan jabatan Bendahara Umum diisi Diana Margareth, S.H., M.H., M.Kn., dengan H. Syamsudin sebagai Wakil Bendahara.
Di bidang hukum, Didit Permana Putra, S.H., M.H. dipercaya sebagai Kepala Divisi Hukum dan Kristofanus Nusa, S.H., M.H. sebagai Wakadiv Hukum.
Sementara bidang SDM dan bakat dipimpin Muhamad Saiful, S.H., M.H. sebagai Kadiv SDM/Bakat, dengan Ahmad Husin, S.H., M.H. sebagai Wakadiv.
Untuk bidang penelitian dan pengembangan, posisi Kadiv Litbang Penelitian ditempati Bernadinus Mali, S.H., M.H., didampingi Luky, S.H., M.H. sebagai Wakadiv Litbang.
Adapun bidang komunikasi organisasi dipercayakan kepada Achmadi sebagai Kadiv Humas dan Kansius Ama, S.H., M.H. sebagai Wakadiv Humas.
Sementara itu, unsur anggota DPP juga diperkuat oleh seluruh Ketua DPW dan Ketua DPC FRN di seluruh Indonesia, yang menjadi bagian penting dalam jaringan organisasi di tingkat wilayah dan daerah.
Dalam struktur tersebut, posisi pembina tidak dicantumkan dalam publikasi susunan kepengurusan. Berdasarkan keterangan internal yang disampaikan, terdapat sejumlah tokoh yang berada dalam unsur pembina, namun identitasnya tidak dipublikasikan.
Dengan terbentuknya struktur periode 2026–2031 ini, FRN menempatkan konsolidasi organisasi sebagai salah satu agenda penting. Pembagian bidang mulai dari hukum, SDM, penelitian dan pengembangan hingga hubungan masyarakat menunjukkan upaya membangun struktur kerja yang lebih terorganisasi.
Agus Flores sebagai Ketua Umum menjadi figur sentral dalam struktur DPP FRN periode baru tersebut. Kepemimpinan lima tahun ke depan akan menjadi fase penting bagi organisasi dalam menjalankan program kerja sekaligus memperkuat koordinasi antara pengurus pusat dengan jaringan DPW dan DPC di berbagai daerah.
Struktur baru ini sekaligus menandai dimulainya babak baru FRN periode 2026–2031, dengan kepengurusan yang diisi oleh unsur profesional dari berbagai latar belakang, terutama bidang hukum, organisasi, komunikasi, dan pengembangan sumber daya manusia.













