Diduga Intimidatif, Pj Kepala Kampong Bulu Dori Dinilai Terkesan Menantang Wartawan Saat Dikonfirmasi Media 1Kabar.com

Subulussalam | 1Kabar.com – Sikap Penjabat (Pj) Kepala Kampong Bulu Dori Kilometer 11, Kecamatan Simpang Kiri Kota Subulussalam, saat menerima konfirmasi dari Media 1Kabar.com menuai sorotan. Respons yang disampaikan melalui pesan WhatsApp dinilai terkesan menantang dan diduga bersifat intimidatif terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik.

Konfirmasi tersebut dilakukan menyusul adanya informasi dari masyarakat mengenai pelaksanaan proyek rabat beton di Kampong Bulu Dori. Redaksi 1Kabar.com mengajukan sejumlah pertanyaan untuk memperoleh penjelasan resmi terkait dugaan pekerjaan yang disebut tidak menggunakan besi tulangan, sekaligus memastikan apakah pelaksanaannya telah sesuai dengan RAB, gambar teknis, dan spesifikasi yang berlaku.

Langkah konfirmasi itu merupakan bagian dari penerapan prinsip cover both sides sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Tujuannya agar setiap pemberitaan yang diterbitkan akurat, berimbang, serta tidak menimbulkan fitnah maupun informasi yang menyesatkan.

Namun, alih-alih memberikan jawaban atas substansi pertanyaan, Pj Kepala Kampong membalas dengan kalimat yang menurut penilaian Redaksi terkesan mengajak bertemu secara pribadi, yakni “Nan jumpa kita, dua kalak, asa tuntas” Selain itu, ia juga mengirimkan balasan seperti “Hebat kam” dan “Go hebat kam” tanpa memberikan klarifikasi atas pertanyaan yang diajukan.

Menurut penilaian Redaksi 1Kabar.com, respons tersebut tidak mencerminkan keterbukaan seorang pejabat publik yang mengelola anggaran negara. Sebaliknya, balasan tersebut dinilai terkesan menantang dan diduga dapat dipersepsikan sebagai bentuk tekanan psikologis terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik.

Media 1Kabar.com menegaskan bahwa melakukan konfirmasi kepada pengguna anggaran merupakan kewajiban jurnalistik, bukan bentuk mencari-cari kesalahan. Justru melalui konfirmasi, media memberikan kesempatan kepada narasumber untuk menyampaikan penjelasan sehingga pemberitaan menjadi berimbang dan tidak dapat dikategorikan sebagai fitnah atau hoaks.

Media berharap seluruh pejabat publik, termasuk kepala kampong, dapat menghormati kemerdekaan pers dengan memberikan klarifikasi secara terbuka, profesional, dan proporsional. Keterbukaan informasi merupakan bagian dari akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan kepada masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, Pj Kepala Kampong Bulu Dori belum memberikan jawaban substantif atas pertanyaan konfirmasi yang telah disampaikan
Redaksi 1Kabar.com.[ Syahbudin Padang]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *