Langsa:1Kabar.com
pembangunan bronjong di Gampong Jawa Belakang Gang Ampera Kecamatan Langsa Kota-Kota Langsa Aceh,telah mencapai kisaran 60% menunjukkan perkembangan positif dalam upaya memperkuat infrastruktur dan mencegah abrasi atau longsor di bantaran sungai setempat. Struktur bronjong (gabion) ini sangat penting untuk menyerap arus air dan menjaga stabilitas tanah agar kawasan pemukiman Warga maupun akses jalan di sekitarnya tetap aman dari erosi. Senin (07-09-2026).
“Pada Kesempatan itu Pihak Pelaksana Pembagunan tanggul Krueng Langsa, “Fuad, kepada Awak Media Menyampaikan, Keberadaan Pembagunan proyek ini dapat dipahami dengan lebih jelas, Fungsi Utama dapat Melindungi tebing sungai dari gerusan air (abrasi) serta mencegah potensi longsor yang dapat mengancam keselamatan rumah rumah warga di sepanjang bantaran Sungai,
“Secara umum dalam manajemen proyek, Sudah mencapai 60% dalam waktu satu bulan lebih menunjukkan bahwa pekerjaan berjalan mendahului jadwal (ahead of schedule), terutama jika total target durasi proyek dirancang untuk beberapa bulan sesuai ketentuan yang sudah ada,
Untuk memastikan proyek ini selesai dengan sukses dan tepat waktu, Bahkan Pekerjaan proyek Pada persentase ini, biasanya dipacu pemasangan kawat penahan bawah sudah selesai terpasang, dan saat ini sedang berfokus pada pengisian batu serta dilanjutkan penyusunan tingkat atas bronjong.”ujar Fuad,
“Ketika pekerjaan masuk pada tahap (Finishing & Penguatan) Sisa 40% masa pekerjaan biasanya kami terfokus pada detail akhir, penguatan struktur, pengujian kebocoran, atau perapian dinding tanggul. Fase ini membutuhkan ketelitian tinggi agar tidak terjadi kendala teknis di kemudian hari pada dinding tanggul,
“Lebih lanjut Fuad juga sebutkan, Logistik dan Material Memastikan pasokan material utama (seperti beton, batu kali, atau tanah urukan) tetap stabil agar ritme kerja yang sudah cepat dan tepat ini tidak terhambat.Kita juga perlu melihat keadaan Faktor Cuaca Mengingat ini adalah proyek tanggul yang berkaitan dengan air, pemantauan prakiraan cuaca sangat penting agar struktur yang baru dibangun tidak mudah rusak akibat banjir atau hujan deras sebelum benar-benar kokoh sehingga pekerjaan pembagunan tanggul dapat berfungsi dalam jangka panjang, “Sebut Fuad,Pelaksana kegiatan,
“Dirinya juga sebutkan, terkait kerusakan milik warga dalam pelaksanaan proyek ini, Pihak pelaksana pekerjaan kami sangat bertanggung jawab penuh dan memperbaiki atau memasang kembali pipa pembuangan milik warga yang rusak akibat aktivitas proyek yang sedang berjalan dan ini sebuah Kewajiban kami dalam Perbaikan Segala kerusakan fasilitas warga, termasuk pipa air bersih atau pembuangan yang terdampak galian atau alat berat, adalah risiko dan tanggungan pihak kontraktor/pelaksana,
“Setiap Pipa yang rusak akibat pekerjaan ini,akan kami sambung dan dipasang kembali seperti semula agar aliran air limbah warga tidak terganggu atau menyebabkan genangan disekiran lahan tanah warga, sebelum proyek ini kita kerjakan Pihak rekanan/Pelaksana sudah Berkoordinasi kepada warga atau ketua lingkungan setempat sebelum bekerja guna memetakan keberadaan jalur pipa milik warga.
“Dalam menjalankan pembagunan proyek tanggul kami juga selalu taat dan tertib ikuti ketentuan yang mengacu pada undang undang perlindungan ketenaga kerjaan seperti melengkapi, Pelindung Kepala Helm pengaman (safety helmet) untuk melindungi kepala dari benturan atau kejatuhan benda.Pakaian, Sepatu karet, sarung tangan,atau pelindung wajah (face shield) untuk melindungi mata dari debu dan lainnya,”Papar Pelaksana kegiatan,”Fuad, (Eko)













