Dari Pekarangan Hingga Pembinaan Remaja, Asniar Lom Lom Suwondo Dorong TP PKK Deli Serdang Hadirkan Manfaat Nyata

Teks Foto : Staf Ahli I Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Deli Serdang, Ny. Asniar Lom Lom Suwondo, bersama Jajaran melaksanakan Monitoring Kategori Aku Hatinya Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS), Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR), serta Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Bangga Kencana Tahun 2026 di Kelurahan Paluh Kemiri dan Kelurahan Syahmad, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Senin (07/09/2026)/(Doks Foto/Istimewa/1kabar.com/Zulkarnain Lubis)

1kabar.com | Deli Serdang — Staf Ahli I Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Deli Serdang, Ny. Asniar Lom Lom Suwondo, bersama Jajaran melaksanakan Monitoring Kategori Aku Hatinya Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS), Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR), serta Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Bangga Kencana Tahun 2026 di Kelurahan Paluh Kemiri dan Kelurahan Syahmad, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Senin (07/09/2026).

Monitoring dilakukan untuk melihat Pelaksanaan Program Pokok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sekaligus memberikan pembinaan dan motivasi kepada kader agar terus meningkatkan kekompakan, kreativitas, dan inovasi.

Dalam arahannya, Asniar Lom Lom Suwondo menegaskan Program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tidak hanya dijalankan untuk kepentingan perlombaan, tetapi harus berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Perlombaan ini bukan hanya untuk mencari juara, tetapi untuk memastikan Program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) benar-benar diterapkan dan manfaatnya dirasakan masyarakat. Jangan setelah menang kegiatan berhenti. Program harus terus berjalan,” tegasnya.

Ia juga mendorong kader mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan melalui Aku Hatinya Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dengan menanam kebutuhan pangan sehari-hari, seperti cabai, tomat, kangkung, dan tanaman lainnya.

“Tidak perlu banyak. Cukup sekitar 20 polybag untuk satu jenis tanaman, disesuaikan dengan kondisi pekarangan. Kalau tidak cukup, bisa berbagi dengan tetangga. Yang penting sebagian kebutuhan sehari-hari bisa dipenuhi dari pekarangan sendiri,” ujar Asniar Lom Lom Suwondo.

Menurutnya, pemanfaatan pekarangan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus mengurangi pengeluaran rumah tangga.

Asniar Lom Lom Suwondo juga menekankan pentingnya kekompakan antara kader, lurah, dan seluruh unsur terkait dalam menjalankan program. Berbagai inovasi, termasuk pembinaan anak dan remaja, pencegahan narkoba, olahraga, pembinaan generasi muda, serta penguatan kesetaraan gender, diharapkan terus dikembangkan.

“Kalau kita bekerja dengan ikhlas, semuanya akan terasa lebih ringan dan menyenangkan. Yang terpenting adalah kekompakan dan semangat untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” katanya.

Ia mengapresiasi berbagai inovasi Kelurahan Paluh Kemiri dan Kelurahan Syahmad serta mendorong keduanya memberikan yang terbaik dalam tahapan evaluasi, dengan harapan dapat masuk enam besar dan meraih prestasi hingga tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

“Semoga hari ini masuk enam besar, kemudian terus dievaluasi dan bisa menjadi juara. Tetap semangat dan berikan yang terbaik,” ajaknya.(1kbr/ds/ac/nain40)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *