Pidie|1Kabar.com
Sigli_ Persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXVIII Tingkat Kabupaten Pidie Tahun 2026 di Kecamatan Mutiara Timur terus dimatangkan. Menjelang pembukaan pada Sabtu, 7 November 2026, progres persiapan dilaporkan telah mencapai sekitar 90 persen.
Koordinator Lapangan (Korlap) MTQ XXXVIII, drh. H. Fazli, M.Si., menyampaikan bahwa berbagai kebutuhan utama, mulai dari pemondokan kafilah, arena perlombaan, fasilitas pendukung, hingga pengamanan dan rekayasa lalu lintas, hampir seluruhnya rampung.
Sebanyak 35 rumah warga telah disiapkan sebagai pemondokan bagi kafilah dari 23 kecamatan. Sementara arena perlombaan dipusatkan di empat lokasi, yakni Mimbar Utama Lapangan Mutiara, Mimbar I Masjid Al Huda Blang Malu, Mimbar II SMA Mutiara, dan Mimbar III SD Mutiara.
Tim gabungan bersama unsur pemerintah daerah telah melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah lokasi kegiatan. Peninjauan tersebut melibatkan Asisten I Setdakab Pidie Dr. H. Nadhar Putra, M.Si., Korlap MTQ drh. H. Fazli, M.Si., Kasatpol PP dan WH Farizal, A.P., M.AP., Kabag Ops Polres Pidie, Pasie Ops Kodim 0102/Pidie, Dinas Perhubungan, pihak kecamatan, serta unsur Polri dan TNI.
Pengecekan difokuskan pada jalur Pawai Ta’aruf, titik kumpul kafilah, rekayasa lalu lintas, posko pengamanan, area parkir, serta penempatan personel di lokasi strategis.
Fazli menjelaskan, Pawai Ta’aruf yang melibatkan 23 kecamatan dan acara pembukaan menjadi dua agenda utama yang membutuhkan perhatian khusus, terutama dalam pengaturan arus kendaraan dan pengamanan masyarakat.
Dishub, Satlantas Polres Pidie, Satpol PP dan WH, TNI-Polri, serta pihak kecamatan telah dikoordinasikan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie, Drs. Samsul Azhar, M.A.P., turut memantau pembersihan kawasan bekas kios di sepanjang jalan Kota Mini, Kecamatan Mutiara Timur. Kegiatan yang melibatkan Dinas PUPR, Dinas Syariat Islam, dan pihak kecamatan tersebut dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, rapi, dan nyaman bagi peserta serta tamu undangan.
MTQ XXXVIII Kabupaten Pidie dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari, mulai 7 hingga 13 November 2026. Kegiatan ini akan diikuti 770 peserta dari 23 kecamatan, didampingi 138 ofisial, serta melibatkan 60 dewan hakim.
Delapan cabang yang diperlombakan meliputi Tilawah Al-Qur’an, Qira’ah Sab’ah, Fahmil Qur’an, Khattil Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, Syarhil Qur’an, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ), dan Tahfiz Al-Qur’an.
Untuk memastikan kelancaran perlombaan, panitia juga telah melaksanakan rapat koordinasi teknis bersama Ketua LPTQ, ofisial, dan pihak kecamatan. Pembahasan mencakup mekanisme perlombaan, sistem penilaian, atribut peserta, makrak, serta ketentuan teknis lainnya.
Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, melalui Sekda Drs. Samsul Azhar, M.A.P., berharap pelaksanaan MTQ XXXVIII dapat berjalan sukses, aman, tertib, dan khidmat hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir.
Pemerintah Kabupaten Pidie berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi Qurani, qari dan qariah, hafiz dan hafizah yang tidak hanya memiliki kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga memahami serta mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan progres persiapan yang telah mencapai 90 persen, pemondokan kafilah yang telah difinalkan, serta kesiapan arena dan pengamanan yang terus dimatangkan, Kecamatan Mutiara Timur optimistis mampu menjadi tuan rumah yang baik.
Kini, seluruh perhatian tertuju pada Pawai Ta’aruf dan pembukaan MTQ XXXVIII pada 7 November mendatang. Dukungan pemerintah, panitia, dan masyarakat diharapkan menjadi kunci sukses penyelenggaraan agenda keagamaan terbesar di Kabupaten Pidie tersebut.













