Bukan Sekadar Memimpin, Tapi Siap Jadi Pelayan Masyarakat
Subulussalam– Menjelang Pemilihan Kepala Kampong (Pilkades) Tualang, nama Parman, calon kepala kampong nomor urut 01, semakin mencuat dan menjadi perbincangan di tengah masyarakat.
Mengusung semangat amanah, transparansi, dan pelayanan kepada masyarakat, Parman menyatakan kesiapannya untuk membangun pemerintahan Kampong Tualang yang terbuka, adil, serta mengedepankan kepentingan seluruh warga.
Bagi Parman, menjadi kepala kampong bukan sekadar mengejar jabatan, melainkan menerima amanah masyarakat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
> “Kepala kampong adalah pelayan masyarakat. Amanah rakyat harus dijaga dengan kerja nyata, kejujuran, dan keterbukaan,” ujar Parman.
Tokoh Masyarakat: Parman Belum Pernah Memimpin, Tapi Aktif di Tengah Warga
Dukungan terhadap sosok Parman juga datang dari sejumlah tokoh masyarakat Kampong Tualang. Salah seorang tokoh masyarakat menilai, Parman memiliki karakter yang dianggap cocok untuk mengemban amanah sebagai kepala kampong.
Menurutnya, salah satu hal yang menjadi pertimbangan adalah Parman belum pernah menjabat sebagai kepala Kampong Tualang sebelumnya. Karena itu, jika diberikan kepercayaan oleh masyarakat, Parman dinilai memiliki kesempatan untuk membawa pendekatan dan gaya kepemimpinan yang baru.
“Parman ini orangnya baik, rendah hati, cara bicaranya sopan dan santun. Beliau juga lembut dalam berkomunikasi dengan masyarakat. Sosok seperti ini menurut kami layak diberikan kesempatan untuk memimpin Kampong Tualang,” ujar tokoh masyarakat tersebut.
Ia menambahkan, masyarakat juga tidak perlu meragukan kedekatan Parman dengan warga. Menurutnya, Parman selama ini dikenal aktif dalam kegiatan kemasyarakatan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.
“Beliau bukan orang yang jauh dari masyarakat. Aktif di tengah warga dan mau berkomunikasi dengan siapa saja. Jadi kalau masyarakat memberikan amanah kepada Parman, kami berharap beliau dapat benar-benar menjadi pemimpin yang dekat dengan masyarakat,” lanjutnya.
Meski demikian, tokoh masyarakat tersebut menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan masyarakat Kampong Tualang.
“Pilihan ada di tangan masyarakat. Kami hanya menyampaikan pandangan. Yang terpenting, masyarakat memilih dengan hati dan melihat siapa yang dianggap mampu membawa Kampong Tualang menjadi lebih baik,” katanya.
Transparansi Dana Desa Jadi Salah Satu Gagasan Salah satu komitmen yang ditawarkan Parman adalah keterbukaan dalam pengelolaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).
Ia menilai masyarakat memiliki hak untuk mengetahui bagaimana anggaran kampong dikelola dan digunakan, terutama untuk pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Bagi Parman, transparansi bukan sekadar slogan, melainkan bagian penting dalam membangun kepercayaan antara pemerintah kampong dan masyarakat.
Selain persoalan anggaran, Parman juga membawa gagasan pemerintahan kampong yang mengedepankan musyawarah dan keterlibatan masyarakat.
Tokoh masyarakat, pemuda, kaum perempuan hingga seluruh elemen warga diharapkan memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi dan ikut berperan dalam menentukan arah pembangunan Kampong Tualang.
Nomor 1 Jadi Pilihan? Parman Minta Doa dan Dukungan Warga Dalam momentum Pilkades Tualang, Parman secara terbuka memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat.
> “Mohon doa dan pilihan dari kaum beak kami, seluruh masyarakat Kampong Tualang. Jika diberikan kepercayaan, saya siap menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Parman juga mengajak masyarakat agar tidak menjadikan perbedaan pilihan politik sebagai alasan untuk memutus tali persaudaraan.
Menurutnya, siapa pun yang terpilih nantinya harus mampu merangkul seluruh masyarakat dan menjadikan Kampong Tualang sebagai rumah bersama.
Dengan semangat “Amanah dalam Memimpin, Transparan dalam Mengelola, dan Melayani dengan Hati”, Parman berharap gagasan tersebut dapat menjadi bagian dari pertimbangan masyarakat dalam menentukan pilihan pada Pilkades Tualang.
Kini, perhatian masyarakat tertuju pada kontestasi tersebut. Apakah nomor urut 01, Parman, mampu merebut kepercayaan mayoritas warga dan membawa wajah baru bagi kepemimpinan Kampong Tualang? Jawabannya akan ditentukan oleh pilihan masyarakat dalam pesta demokrasi kampong tersebut.












