LANGSA – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Langsa terus memperkuat konsolidasi organisasi sebagai langkah mematangkan struktur kepengurusan sekaligus mempertegas arah perjuangan partai agar semakin dekat dengan masyarakat.
Hal tersebut mengemuka dalam rapat konsolidasi DPC PKB Kota Langsa bersama jajaran DPAC dari lima kecamatan se-Kota Langsa. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari persiapan pengukuhan DPC, UKK Musda DPAC serta pelantikan kepengurusan DPAC.berlangsung di Room Lika Cafee Jalan A.Ayani Paya Bujuk Seulemak Kecamatan Langsa Barat.Sabtu 19/9/2026.
Ketua DPC PKB Kota Langsa, Chaidir Toweren, SE., K., JE., menyampaikan bahwa penguatan struktur organisasi merupakan bagian penting untuk memastikan seluruh jajaran partai memiliki langkah dan tujuan yang sama dalam menjalankan agenda kepartaian.
Pelantikan kepengurusan dijadwalkan pada 17 September 2026,mendatang ,dengan jajaran DPC yang terdiri dari Dewan Syuro (Purn) AKP Idris Yacob, Ketua DPC Chaidir Toweren, SE., K., JE., Sekretaris Alang Ismail, serta Bendahara H. Munawar.
Menurut Chaidir, keberadaan PKB tidak hanya diarahkan untuk membangun kekuatan organisasi, tetapi juga bagaimana partai dapat hadir dan bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya membawa nilai-nilai perjuangan PKB yang terinspirasi dari sosok Gus Dur.
Pembangunan desa menjadi salah satu perhatian yang ditekankan PKB Kota Langsa. Desa dinilai memiliki posisi penting dalam pembangunan karena masyarakat secara langsung merasakan berbagai persoalan dan kebutuhan di tingkat paling bawah.
Karena itu, PKB Kota Langsa membawa gagasan agar pembangunan tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, termasuk tempat tinggal yang layak, pendidikan, ketersediaan air bersih serta penguatan kehidupan sosial masyarakat.
Sejumlah program yang disebut dalam konsolidasi antara lain dukungan terhadap pembangunan desa, rehabilitasi rumah tidak layak huni melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), serta perhatian terhadap sektor pendidikan melalui beasiswa bagi siswa dan siswi tingkat SD, SMP hingga SMA.
Di bidang kebutuhan dasar masyarakat, PKB juga mendorong program sumur bor bagi wilayah yang membutuhkan, termasuk dukungan terhadap dayah dan meunasah yang memerlukan perhatian. Gagasan tersebut diarahkan agar keberadaan partai dapat dirasakan melalui program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
“Gus Dur adalah inspirasi kita bersama. PKB harus tetap bersama rakyat dan berusaha memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam pembangunan desa,” menjadi semangat yang ditekankan dalam konsolidasi tersebut.
Chaidir menambahkan, konsolidasi dari tingkat DPC hingga DPAC diharapkan mampu memperkuat komunikasi antara pengurus partai dengan masyarakat. Dengan struktur yang semakin tertata, PKB Kota Langsa ingin membangun organisasi yang tidak hanya aktif ketika momentum politik berlangsung, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap persoalan masyarakat.
“Solid bersama rakyat, PKB untuk Indonesia yang lebih baik. Insya Allah, ke depan PKB ibarat pecah telur di Kota Langsa. Kita berharap PKB semakin berkembang dan mendapatkan kepercayaan masyarakat sehingga dapat memperoleh kursi di DPRK Langsa,” ujar Chaidir.
Rapat konsolidasi tersebut sekaligus menjadi momentum bagi jajaran PKB Kota Langsa untuk menyatukan langkah, memperkuat soliditas internal dan mempersiapkan agenda organisasi berikutnya. Dengan semangat membangun desa serta hadir di tengah masyarakat, PKB Kota Langsa menargetkan organisasi yang semakin dekat dengan rakyat dan mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui jalur politik.(#)
( Wan Atjeh)













