1.Kabar.Com
Langsa – Anggota DPRK Kota Langsa dari Fraksi I kepemerintahan Khairul Amri, menggelar kegiatan reses Tahun 2026 bersama masyarakat Gampong Jawa di Jalan Rel Kereta Api, Lorong Sadeli, Minggu (21/6/2026). Pertemuan tersebut menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini mereka hadapi, khususnya terkait pembangunan infrastruktur dan penanganan dampak banjir.
Reses yang dihadiri perwakilan dari setiap dusun di Gampong Jawa itu juga diikuti oleh Tuha Peut Gampong Jawa, para imam dusun, kepala dusun, tokoh pemuda, serta masyarakat setempat. Suasana berlangsung hangat dengan dialog terbuka antara wakil rakyat dan konstituennya.
Dalam sambutannya, Khairul Amri mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan masyarakat Gampong Jawa yang telah mengantarkannya menjadi anggota DPRK Kota Langsa. Ia menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan yang diembannya.

Kepercayaan masyarakat merupakan amaJudul: Serap Aspirasi Warga Gampong Jawa, Khairul Amri Prioritaskan Perbaikan Infrastruktur Pascabanjir
Langsa – Anggota DPRK Kota Langsa dari komisi,I, Khairul Amri, menggelar kegiatan reses Tahun 2026 bersama masyarakat Gampong Jawa di Jalan Rel Kereta Api, Lorong Sadeli, Minggu (21/6/2026). Pertemuan tersebut menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini mereka hadapi, khususnya terkait pembangunan infrastruktur dan penanganan dampak banjir.
Reses yang dihadiri perwakilan dari setiap dusun di Gampong Jawa itu juga diikuti oleh Tuha Peut Gampong Jawa, para imam dusun, kepala dusun, tokoh pemuda, serta masyarakat setempat. Suasana berlangsung hangat dengan dialog terbuka antara wakil rakyat dan konstituennya.
Dalam sambutannya, Khairul Amri mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan masyarakat Gampong Jawa yang telah mengantarkannya menjadi anggota DPRK Kota Langsa. Ia menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan yang diembannya.

“Kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus saya jaga. Setiap aspirasi yang disampaikan hari ini akan menjadi perhatian dan akan saya perjuangkan sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Khairul Amri.
Pada sesi dialog, warga menyampaikan sejumlah usulan yang dinilai mendesak. Perwakilan Dusun Jawa Baru, Siti Halimah, berharap aspirasi masyarakat tidak berhenti pada forum reses, tetapi dapat diwujudkan dalam bentuk program pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.
Sementara itu, masyarakat Dusun Jawa Tengah meminta pemerintah memasang lampu penerangan jalan di sejumlah titik yang masih gelap pada malam hari. Selain itu, mereka juga mengusulkan pembangunan saluran drainase karena kawasan tersebut kerap dilanda banjir meski hanya diguyur hujan dalam waktu singkat.
Aspirasi serupa disampaikan warga Dusun Jawa Muara II melalui Eli Wani. Ia meminta adanya perbaikan jalan lorong yang mengalami kerusakan berat setelah diterjang banjir beberapa waktu lalu. Menurutnya, kondisi jalan yang rusak telah mengganggu aktivitas masyarakat dan membutuhkan penanganan segera.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Khairul Amri menegaskan seluruh aspirasi warga akan dihimpun sebagai bahan perjuangan di DPRK Kota Langsa. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat dapat mempercepat realisasi pembangunan yang menjadi kebutuhan bersama.
Kegiatan reses ditutup dengan diskusi dan penyerapan aspirasi dari masyarakat. Melalui forum tersebut, warga berharap berbagai persoalan yang selama ini dihadapi, mulai dari penerangan jalan, drainase hingga perbaikan akses jalan pascabanjir, dapat menjadi prioritas dalam program pembangunan Kota Langsa demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat Gampong Jawa.nah yang harus saya jaga. Setiap aspirasi yang disampaikan hari ini akan menjadi perhatian dan akan saya perjuangkan sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Khairul Amri.
Pada sesi dialog, warga menyampaikan sejumlah usulan yang dinilai mendesak. Perwakilan Dusun Jawa Baru, Siti Halimah, berharap aspirasi masyarakat tidak berhenti pada forum reses, tetapi dapat diwujudkan dalam bentuk program pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.
Sementara itu, masyarakat Dusun Jawa Tengah meminta pemerintah memasang lampu penerangan jalan di sejumlah titik yang masih gelap pada malam hari. Selain itu, mereka juga mengusulkan pembangunan saluran drainase karena kawasan tersebut kerap dilanda banjir meski hanya diguyur hujan dalam waktu singkat.
Aspirasi serupa disampaikan warga Dusun Jawa Muara II melalui Eli Wani. Ia meminta adanya perbaikan jalan lorong yang mengalami kerusakan berat setelah diterjang banjir beberapa waktu lalu. Menurutnya, kondisi jalan yang rusak telah mengganggu aktivitas masyarakat dan membutuhkan penanganan segera.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Khairul Amri menegaskan seluruh aspirasi warga akan dihimpun sebagai bahan perjuangan di DPRK Kota Langsa. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat dapat mempercepat realisasi pembangunan yang menjadi kebutuhan bersama.
Kegiatan reses ditutup dengan diskusi dan penyerapan aspirasi dari masyarakat. Melalui forum tersebut, warga berharap berbagai persoalan yang selama ini dihadapi, mulai dari penerangan jalan, drainase hingga perbaikan akses jalan pascabanjir, dapat menjadi prioritas dalam program pembangunan Kota Langsa demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat Gampong Jawa. (#)
(WAN Atjeh)












