1kabar.com — Deli Serdang | Satu unit rumah milik masyarakat bernama Sandi Nugraha berusia (35 tahun) di Dusun II, Desa Kotasan, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang dilalap si jago merah hangus terbakar pada Senin (05/10/2026) sore.
Dalam peristiwa tersebut, seorang balita perempuan berinisial SBV berusia (2 tahun 10 bulan) meninggal dunia terjebak didalam rumah tidak sempat diselamatkan.
Korban diketahui berinisial SBV berusia (2 tahun 10 bulan), penyebab kebakaran dan jumlah kerugian material belum diketahui.
Selanjutnya, pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Galang masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan sejumlah barang bukti.
Informasi dihimpun 1kabar.com, rumah milik masyarakat tersebut bernama Sandi Nugraha berusia (35 tahun) seorang supir bersama istrinya bernama Ayu Suryani berusia (26 tahun) dan anak-anak mereka serta Ginah berusia (60 tahun) nenek dari anak-anak tersebut. Saat kebakaran terjadi, Sandi bersama istrinya tidak berada di rumahnya.
Kebakaran diketahui ketika Ginah berteriak bahwa rumah mereka tersebut terbakar dan meminta pertolongan masyarakat sekitarnya. Masyarakat kemudian berupaya memadamkan api dengan peralatan sederhana, sembari berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih dapat diselamatkan.
Dalam keadaan panik, Ginah menangis histeris melihat api melalap rumahnya tempat tinggal mereka tersebut. Sementara itu, korban tidak sempat diselamatkan.
Selanjutnya, beberapa saat kemudian Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Deli Serdang menurutkan dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Kecamatan Lubuk Pakam dan Pos Kecamatan Galang serta penanganan kejadian tersebut melibatkan unsur oleh pihak terkait lainnya yaitu dari Polsek Galang, Kasi Trantib Pemerintah Kecamatan Galang, INAFIS Polresta Deli Serdang, BPBD Kabupaten Deli Serdang, Pemerintah Desa Kotasan dan Masyarakat sekitarnya tiba di lokasi untuk memadamkan api tersebut dan penanganan kebakaran untuk mencegah api tersebut merambat ke bagian rumah permukiman masyarakat maupun bangunan lainnya di sekitar lokasi tersebut.
Penyebab kebakaran tersebut berdasarkan informasi awal yang diduga berasal dari korsleting listrik. Namun, penyebab pasti kebakaran tersebut masih dalam penanganan dan pemeriksaan pihak terkait.
Petugas bersama unsur terkait lainnya melakukan penanganan kebakaran di lokasi tersebut, untuk memastikan api tersebut benar-benar padam serta mengamankan di area kejadian kebakaran tersebut. Saat melakukan pendinginan petugas menemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Pemerintah bersama unsur terkait lainnya masih melakukan pendataan jumlah kerugian material. Polisi juga masih melakukan pemeriksaan dan penyelidikan terkait penyebab kebakaran tersebut.(***)











