MEDAN | 1kabar.com
Politisi Senior Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Budiman Nadapdap, S.E, meminta Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menuntaskan catatan keuangan terkait pengadaan lahan serta pembangunan Sekretariat atau Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) yang berada di Jalan Djamin Ginting Medan, Rabu (15/07/2026).
Sepengetahuannya masih ada catatan pengeluaran yang didahulukan oleh Japorman Saragih namun hingga kini belum dikembalikan oleh partai.
“Pak Japorman Saragih sudah banyak berkorban dalam pengadaan lahan dan pembangunan Kantor Sekretariat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Jika ada catatan pengeluaran untuk kebutuhan pembangunan kantor dimasa lalu sebaiknya diselesaikan dengan baik. Dalam hal ini tentu Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) harus meresponnya,” tegas Budiman Nadapdap kepada wartawan di Medan, pada Rabu (15/07/2026).
Sebelumnya diperoleh informasi adanya catatan tagihan terkait pembangunan Kantor Sekretariat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) sempat mencuat beberapa waktu lalu pada acara Bimbingan Teknis (Bimtek) DPRD yang digelar di Hotel Polonia Medan dan dihadiri Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto.
Kantor Sekretariat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dibangundumada kepemimpinan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Japorman Saragih dan diresmikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Megawati Soekarnoputri pada Tahun 2017.
Dalam sambutannya kala itu Megawati Soekarnoputri menyampaikan dirinya merasa beruntung karena sejak awal, kegiatan peresmian Kantor Sekretariat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) sekaligus Musala At-Taufik di lingkungan kantor itu direncanakan hanya menjadi acara internal partainya.
Namun kehadiran ribuan orang yang memadati Jalan Jamin Ginting Medan, ikut serta didalamnya para undangan dari luar seperti Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Ormas, Partai Politik lainnya dan masyarakat yang antusias ingin melihat langsung kedatangan Presiden Republik Indonesia ke-5 membuat kegiatan ini terbuka untuk masyarakat luas.
“Ini seperti mimpi saja, selama ini kantor partai yang saya resmikan selalunya sewa, berpindah-pindah. Padahal sesuai keputusan Kongres, setiap struktur sampai tingkat bawah harus punya kantor sendiri yang disebut rumah rakyat. Akhirnya kalau ayam, bertelur juga (punya kantor permanen),” sebutnya disambut tawa para hadirin.
Dirinya jugamenyinggung soal makna pancasila yang saat ini semakin banyak pemuda yang tidak memahami kelima sila yang menjadi dasar Negara Indonesia. Banyak juga paham yang mengarahkan seseorang semakin menjauhi Pancasila. Padahal menurutnya, Indonseia dibangun dengan landasan Dasar Negara Indonesia.
“Saya ingatkan kepada para pemuda, kalau ada yang mau mengajak masuk ke dalam organisasi yang jauh dari Pancasila, pikir-pikir dulu,” katanya.
Kepada para kader partai, Megawati Soekarnoputri juga mengingatkan agar memanfaatkan secara maksimal Kantor Sekretariat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan sebagai rumah rakyat serta memperkuat konsolidasi partai.
Peresmian Kantor Sekretariat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) ditandai dengan penekanan tombol sirene, pelepasan balon ke udara serta pengguntingan pita.
Hadir diantaranya mantan Gubernur Sumatera Utara, T Ery Nuradi, mantan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Hj. Nurhajizah Marpaung, mantan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Japorman Saragih, mantan Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, mantan Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution (Ketua Panitia), sejumlah Kepala Daerah lainnya, para Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten/Kota dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Pimpinan Ponpe Alkautsar Al-Akbar Syekh Ali Akbar Marbun, Ketua PW NU, Afifuddin Lubis, perwakilan PW Al-Washliyah serta Ormas lainnya.(1kbr/inn0101/mdn/sp-40)












