Langsa, 1kabar.com
Kopi pagi di sebuah kafe Kota Langsa menjadi saksi pandangan tajam H. Hasan Basri, SH., MH., CPM., CP.Arb ,Ketua PSBL sekaligus mantan pemain era 1980-an.
Dalam obrolan hangat bersama media ini, ia menegaskan bahwa Spanyol datang ke Piala Dunia 2026 sebagai salah satu kandidat terkuat untuk mengangkat trofi emas paling bergengsi di dunia sepak bola, rabu(15/7/2026)
Kedalaman Skuad dan Perpaduan Generasi La Roja tampil dengan komposisi skuad yang menakutkan.Generasi muda matang: Lamine Yamal yang kini berusia 18 tahun serta Pedri sudah jauh lebih siap dibanding saat Euro 2024.
Kapten Rodri menjadi jangkar taktis di lini tengah, sementara Mikel Oyarzabal tampil sebagai mesin gol yang konsisten
Identitas Baru di Bawah Luis de la Fuente Spanyol berhasil membuang kelemahan lama mereka,yaitu dominasi penguasaan bola yang membosankan tanpa penyelesaian akhir (tiki-taka steril)
Transisi cepat dan direct: Kecepatan sayap Yamal dan Nico Williams menjadi senjata utama.
Fleksibilitas taktis: Membuat Spanyol sulit ditebak dan mampu menghukum lawan dari berbagai situasi.
Mentalitas Juara dan Rekor Tak Terkalahkan 37 laga beruntun tanpa kekalahan: Rekor dunia ini menjadi bukti mentalitas juara yang teruji.
Celah yang Perlu Diwaspadai Meski peluang besar terbuka, ada sisi rapuh yang bisa dimanfaatkan lawan:High pressing berisiko: Garis pertahanan tinggi bisa menjadi bumerang melawan tim dengan serangan balik cepat
Spanyol kerap kesulitan menghadapi tim yang mengandalkan duel keras dan pelanggaran taktis.
Dengan tiket final sudah di tangan, menunggu pemenang antara Inggris atau Argentina, Spanyol hanya tinggal selangkah lagi menuju bintang kedua di jersey mereka.
Seperti yang ditegaskan Hasan Basri, “Saya yakin Piala Dunia 2026 dapat diraih Spanyol”
(Said)












