JAKARTA|1Kabar.com
Pengamat ekonomi dan pariwisata, Arief Martha Rahadyan,B.Sc.,M.Sc menyampaikan.Indonesia membutuhkan terobosan promosi serta strategi komunikasi yang lebih agresif, adaptif, dan terintegrasi guna memperkuat posisi bangsa sebagai destinasi wisata unggulan dunia.
Indonesia memiliki keunggulan luar biasa dari sisi kekayaan budaya, keindahan alam, hingga keragaman destinasi. Potensi besar tersebut harus ditopang dengan strategi branding internasional yang kuat melalui promosi digital modern, kampanye lintas platform, serta komunikasi publik yang mampu membangun daya tarik emosional wisatawan global. Pendekatan komunikasi terpadu dinilai menjadi faktor penting dalam memperkuat citra destinasi Indonesia di pasar international.
Kita memerlukan strategi komunikasi agresif berbasis digital, kolaborasi dengan influencer global, penguatan media internasional, serta promosi terpadu yang mampu membangun pengalaman emosional wisatawan terhadap Indonesia,” ujar Arief.
Arief menilai penguatan branding nasional seperti konsep Wonderful Indonesia perlu dikembangkan dengan pendekatan yang lebih progresif melalui konten kreatif, promosi berbasis data, dan segmentasi pasar internasional yang lebih spesifik. Pasar potensial seperti India, Timur Tengah, Tiongkok, Eropa, hingga Australia harus digarap secara serius dengan pesan komunikasi yang disesuaikan terhadap karakter wisatawan masing-masing negara.
Keberhasilan sebuah sektor pariwisata harus sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem pariwisata yang berkualitas, aman, dan berdaya saing global.
Jika promosi di bangun dengan strategi yang tepat, Indonesia bukan hanya menjadi tujuan wisata alternatif, tetapi dapat berdiri sebagai salah satu destinasi unggulan dunia yang mampu mendorong devisa, membuka lapangan kerja, dan memperkuat ekonomi nasional,” tutup Arief.












