Jakarta|1Kabar.com
Dalam rangka memperingati Hari Pembangunan Desa Sedunia yang diperingati setiap tanggal 6 Juli, Arief Martha Rahadyan mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan momentum ini sebagai penguat komitmen dalam membangun desa yang mandiri.
Desa merupakan fondasi utama pembangunan nasional. Kemajuan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh perkembangan kawasan perkotaan, tetapi juga oleh kemampuan desa dalam mengembangkan potensi lokal, memperkuat ekonomi masyarakat, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menjaga kelestarian lingkungan.
Hari Pembangunan Desa Sedunia mengingatkan kita bahwa masa depan bangsa dimulai dari desa. Ketika desa berkembang, masyarakat semakin sejahtera, ketahanan pangan semakin kuat, dan pertumbuhan ekonomi nasional akan semakin kokoh,” ujar Arief.
Pembangunan desa saat ini harus diarahkan pada kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat. Pemanfaatan teknologi, penguatan kelembagaan desa, pemberdayaan UMKM, serta peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan menjadi bagian penting dalam mewujudkan desa yang tangguh menghadapi tantangan global.
Arief juga mengapresiasi berbagai upaya pemerintah dan masyarakat yang terus mendorong pembangunan desa melalui inovasi, pemberdayaan ekonomi, serta penguatan partisipasi masyarakat. Ia berharap semangat gotong royong yang menjadi identitas masyarakat Indonesia terus menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan dari desa.
Peringatan Hari Pembangunan Desa Sedunia sendiri ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai momentum untuk meningkatkan perhatian dunia terhadap pembangunan pedesaan, pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, dan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.
Arief Martha Rahadyan mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Hari Pembangunan Desa Sedunia untuk memperkuat sinergi dalam membangun desa yang maju, mandiri, inovatif, dan berdaya saing sebagai pilar utama menuju Indonesia yang lebih sejahtera.












