TP PKK Deli Serdang Monitoring Kategori UP2K PPK, PHBS dan IVA Test 2026 di STM Hilir

Teks Foto : Staf Ahli I Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Deli Serdang, Ny. Asniar Lom Lom Suwondo, bersama Jajaran melaksanakan monitoring Kategori Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta IVA Test Tahun 2026 di Desa Sumbul dan Desa Gunung Rintih, Kecamatan Sinembah Tanjung Muda (STM) Hilir, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (03/09/2026)/(Doks Foto/Istimewa/1kabar.com/Zulkarnain Lubis)

Deli Serdang | 1kabar.com

Staf Ahli I Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Deli Serdang, Ny. Asniar Lom Lom Suwondo, bersama Jajaran melaksanakan monitoring Kategori Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta IVA Test Tahun 2026 di Desa Sumbul dan Desa Gunung Rintih, Kecamatan Sinembah Tanjung Muda (STM) Hilir, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (03/09/2026).

Monitoring menjadi bagian dari Program Pokok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sekaligus persiapan penilaian Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Tahun 2026.

Di Desa Sumbul, Asniar Lom Lom Suwondo mengapresiasi Pemerintah Desa, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dan Kader yang terus mengembangkan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). Ia mendorong peningkatan inovasi dan kualitas produk, termasuk melengkapi Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, serta perizinan lainnya.

Menurutnya, pengembangan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) harus mampu memberi dampak pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga. Kekompakan kader juga dinilai penting agar program berjalan secara berkelanjutan.

Sementara di Desa Gunung Rintih, monitoring difokuskan pada Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan IVA Test. Asniar mendorong kader aktif mendata dan mengajak masyarakat melakukan pemeriksaan IVA Test sebagai langkah deteksi dini kanker serviks.

Pelayanan IVA Test juga dapat dikoordinasikan melalui pemerintah kecamatan dengan menghadirkan layanan bergerak dari kabupaten.

Ia menekankan kader harus menjadi contoh dengan terlebih dahulu menjaga dan memeriksakan kesehatan diri. Penerapan PHBS juga perlu diperkuat melalui penggunaan jamban sehat, ketersediaan air bersih, ASI eksklusif, olahraga, kebersihan lingkungan dan pemberantasan sarang nyamuk.

“Kabupaten Deli Serdang yang sehat harus dimulai dari Desa yang sehat. Kader harus menjadi penggerak dan memberikan pemahaman kepada masyarakat,” ujar Asniar Lom Lom Suwondo.

Asniar Lom Lom Suwondo juga mengajak kader terus berinovasi dan menjadikan program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sebagai gerakan bersama.

Menurutnya, penilaian bukan hanya mengenai administrasi, tetapi juga inovasi dan gerakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia berharap kekurangan yang masih ditemukan selama monitoring dapat segera diperbaiki melalui kerja sama antara Kader, Pemerintah Desa, Kecamatan dan seluruh pihak terkait.

Monitoring turut dihadiri Ketua Bidang II Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Deli Serdang, Retno Z.A. Hutagalung, Jajaran Pengurus dan Tim Monitoring Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Deli Serdang, Camat STM Hilir beserta Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan STM Hilir, serta unsur terkait lainnya.(1kbr/ds/ac/nain)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *