Peduli Kelestarian Lingkungan : “AMPHIBI Tanam 500 Pohon di Hari Mangrove Sedunia 2026!”

Teks Foto : Dalam rangkaian memperingati Hari Mangrove Sedunia 26 Juli 2026, Jajaran Pengurus Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 (AMPHIBI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 (AMPHIBI) Kabupaten Deli Serdang, Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 (AMPHIBI) Kota Medan, Kelompok Tani Hutan Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 (KTHn AMPHIBI) Kecamatan Percut Sei Tuan, Perwakilan Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 (AMPHIBI) Kabupaten Batu Bara bersama Mahasiswa/Mahasiswi Universitas Al-Azhar dan Perwakilan Media Sumut melakukan Penanaman 500 Bibit atau Propagul Mangrove, Minggu (19/07/2026)/(Doks Foto/1kabar.com)

Deli Serdang | 1kabar.com

Dalam rangkaian memperingati Hari Mangrove Sedunia 26 Juli 2026, Jajaran Pengurus Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 (AMPHIBI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 (AMPHIBI) Kabupaten Deli Serdang, Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 (AMPHIBI) Kota Medan, Kelompok Tani Hutan Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 (KTHn AMPHIBI) Kecamatan Percut Sei Tuan, Perwakilan Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 (AMPHIBI) Kabupaten Batu Bara bersama Mahasiswa/Mahasiswi Universitas Al-Azhar dan Perwakilan Media Sumut melakukan Penanaman 500 Bibit atau Propagul Mangrove, Minggu (19/07/2026).

Kegiatan penuh makna demi Pelestarian Lingkungan Hidup Pesisir terlaksana di lokasi Izin Usaha Pengelolaan Hutan Kemasyarakatan (IUPHKm) Kelompok Tani Hutan (KTHn) Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 (AMPHIBI) di Pesisir Pantai, Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.

Ketua Umum Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 (AMPHIBI), Agus Salim Tanjung, SO., SI., CH (AST) mengatakan, kegiatan ini sebagai rangkaian memperingati Hari Mangrove Sedunia yang diperingati setiap tanggal 26 Juli 2026.

“Pada hari tersebut, Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 (AMPHIBI) juga akan melakukan penanaman dan pengontrolan tanaman Mangrove dilokasi kerja sama Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 (AMPHIBI) dengan PT. Freeport Indonesia dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Agustus 2024 lalu,” ujar Agus dalam siaran pers, pada Minggu (19/07/2026).

“Sebanyak 25.000 batang dengan luas 25 hektar yang kita tanam bersama Kelompok Masyarakat Nelayan Kelompok Tani Hutan Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 (KTHn AMPHIBI) Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Selain menanam kita juga melakukan pengontrolan dan pemeliharaan,” katanya.

Lanjut Agus, lokasi tersebut belum lama ini dihebohkan dengan adanya kiriman busa berbentuk Awan Putih dari Hulu Sungai Percut Sei Tuan dan bermuara di lokasi tanaman Mangrove kita.

“Hal tersebut saat ini sedang kita tindak lanjuti ke Bupati Deli Serdang, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Deli Serdang hingga Direktur Pengelolaan Limbah B3 di Jakarta. Pelaku pembuangan Limbah B3 yang telah mencemari Air Sungai Kecamatan Percut Sei Tuan hingga berdampak terhadap Ekosistem Air Sungai dan Muara Pesir Laut harus kita tindak lanjuti hingga tuntas,” paparnya, pada Minggu (19/07/2026).

Tidak ada ruang untuk para pelaku pencemaran dan kerusakan lingkungan.
Kita sudah melakukan investigasi yang diduga dilakukan oleh Perusahaan Pencucian Kemasan Terkontaminasi Limbah B3. Lokasinya tidak jauh dari Bendungan Irigasi Sidoras tempat proses Limbah Busa Putih tebal terjadi. Perusahaan tersebut menggunakan badan Air Sungai Kecamatan Percut Sei Tuan untuk membuang Limbah.

“Izin tersebut sedang kita tindak lanjuti ke Pemerintah Daerah Kabupaten Deli Serdang dan Kementerian Lingkungan Hidup di Jakarta,” tutup Agus.(1kbr/ds/ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *