Program Sapa Warga, Suwandi Purba : “Rico Waas Membangun Kota Medan dengan Hati”

Teks Foto : Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas/(Doks Foto/Istimewa/1kabar.com)

1kabar.com — MEDAN | Pegiat Media Sosial yang juga Jurnalis senior Suwandi Purba menilai Program “Sapa Warga” yang diinisiasi Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas merupakan bentuk pelayanan Pemerintah Kota Medan kepada warganya.

Kegiatan ini sangat efektip menjadi wadah bertemunya Aparat Pemerintah Kota Medan untuk mendengar dan menampung aspirasi atau keluhan warga, serta mencari solusi, Rabu (16/09/2026).

Dari beberapa pertemuannya yang telah digelar dalam Program “Sapa Warga,” Suwandi Purba melihat ada hasil yang nyata berupa gerak cepat yang dilakukan Pemerintah Kota Medan. Terutama soal tumpukan sampah, parit yang tempat, jalan rusak termasuk keluhan atas pelayanan administrasi kependudukan baik di tingkat Kelurahan maupun Kecamatan.

“Program Sapa Warga ini bisa saja dianggap sebahagian orang sebagai kegiatan skala kecil atau kurang greget. Tetapi sesungguhnya memang dari hal kecil bisa dilakukan hal-hal yang lebih besar. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas punya pemikiran ingin tau lebih dulu apa maunya rakyat untuk kemudian Pemerintah Kota Medan menyesuaikan dengan apa maunya investor serta maunya Pemerintah Kota Medan,” tegas Suwandi Purba kepada wartawan di Medan, Rabu (16/09/2026).

Program Sapa Warga dinilai sangat penting karena dinamika yang terjadi di tengah masyarakat terutama di era teknologi informasi serta media sosial yang cepat, dibutuhkan tatap muka langsung guna menghindarkan berita atau informasi yang salah apalagi hoaks.

Saat ini disebutnya informasi viral di media sosial kerap tidak sesuai dengan fakta sebenarnya. Informasi hoaks sedemikian hanya bisa diatasi dengan pertemuan di dunia nyata bukan di dunia maya.

Itulah yang menjadi salah satu poin penting program Sapa Warga menjadi agenda tetap yang intensitasnya perlu ditingkatkan.

Suwandi Purba mencermati sepanjang sekitar 2 tahun kepemimpinan Rico Waas-Zakiyuddin Harahap sangat terlihat kemauan kuat pemerintah kota untuk melayani warganya.

Aktivitas Rico Waas turun ke tengah masyarakat, sidak serta menghadiri undangan masyarakat adalah bentuk sikapnya sebagai pemimpin Kota Medan yang ingin melayani bukan untuk dilayani.

“Program Sapa Warga serta kebiasaannya meninjau lapangan bertemu dan mendengarkan keinginan rakyat adalah hal positif. Dan tanpa disadari, Wali Kota Medan sesungguhnya tengah menjalin silaturahmi dan membangun jembatan hati dengan rakyatnya,” kata Suwandi Purba.

Ia melihat Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas ingin membangun kota Medan dengan hati bukan untuk mencapai legacy tertentu melalui program mercu suar.

Suwandi Purba meyakini dengan menjalin silaturahmi dan membangun jembatan hati diyakini bakal menjadi daya tarik tersendiri bagi investor untuk melakukan investasi di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.

“Saya optimis dengan kegiatan Sapa Warga dan kini ditingkatkan dengan Sapa Kamling akan efektip menekan segala bentuk penyakit masyarakat seperti narkoba, perjudian, miras, geng motor, tawuran dan lainnya. Saat ini mulai dirasakan berkurangnya aktivitas di lokasi yang selama ini dikenal dengan sebutan kampung narkoba,” ucap Suwandi Purba.

•SAPA WARGA DAN GOTONG ROYONG.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas mulai mencanangkan Kegiatan Sapa Warga yang berbarengan dengan kegiatan gotong royong mulai dilakukan tahun lalu diantaranya di Jalan Raharja Lingkungan 12, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Kemudian di Jalan Santun, Kelurahan Sudirejo I, Kecamatan Medan Kota, pada Sabtu 13 Desember 2025.

Sejumlah isu krusial mulai dari penanganan banjir, perbaikan infrastruktur, keamanan hingga investasi menjadi topik hangat yang diperbincangkan dalam kegiatan tersebut.

Rico Waas menyampaikan komitmennya dalam menekan dampak banjir di Kota Medan salah satunya bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II terus melakukan upaya normalisasi sungai dan saluran drainase serta menyiapkan beberapa titik kolam retensi untuk mereduksi volume air.

“Kami juga menghimbau bagi masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, sebab tidak jarang penyempitan saluran drainase terjadi akibat dari sampah yang menumpuk,” kata Rico Waas.

Maka dari itu, Rico Waas berharap melalui kegiatan gotong royong ini, membangkitkan kembali semangat masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan.

“Harapan dari gotong royong ini adalah membangkitkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan di lingkungannya masing-masing,” tambahnya.(1kbr/sp40)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *