Deli Serdang | 1kabar.com
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mendorong Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Deli Serdang memperkuat peran pedagang dalam menjaga stabilitas harga, mengembangkan pasar tradisional, dan menggerakkan perekonomian daerah.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, SS, saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Deli Serdang dikediaman Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Deli Serdang, Paian Purba, Jalan Sultan Serdang, Kecamatan Tanjung Morawa, Kamis (27/08/2026).
Ia mengapresiasi pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) yang menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penyusunan program kerja Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Deli Serdang sesuai kebutuhan para pedagang dan perkembangan perdagangan di Kabupaten Deli Serdang.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, saya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya Musyawarah Daerah ini. Forum ini menjadi ruang penting bagi para pedagang untuk bersama-sama menyampaikan aspirasi, membahas berbagai tantangan yang dihadapi, serta menyusun langkah ke depan bagi kemajuan perdagangan dan ekonomi di Kabupaten Deli Serdang,” ujar Lom Lom.
Menurutnya, penguatan sektor perdagangan merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi Kabupaten Deli Serdang, khususnya melalui misi Sehat Ekonominya.
“Pedagang pasar adalah bagian penting dari kekuatan ekonomi daerah. Aktivitas perdagangan yang berjalan dengan baik tentu akan memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi daerah,” jelasnya.
Untuk itu, Lom Lom menyampaikan tiga hal yang perlu menjadi perhatian Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) di Kabupaten Deli Serdang. Pertama, membantu menjaga kelancaran pasokan dan stabilitas harga kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, bawang, cabai, dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Langkah ini dapat mendukung upaya pemerintah dalam mengendalikan inflasi.
Kedua, mendorong pengembangan pasar tradisional diberbagai wilayah agar semakin berkembang dan mampu memberikan ruang usaha yang lebih luas bagi masyarakat.
Adapun ketiga yakni membantu memperluas akses pembiayaan bagi pedagang, baik melalui perbankan maupun program pemerintah, sehingga pelaku usaha memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan usahanya.
“Kalau ini bisa diwujudkan, saya yakin Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Deli Serdang akan menjadi katalisator dan dinamisator sekaligus menjembatani kepentingan pedagang, masyarakat, dan pemerintah,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, terangnya, terbuka terhadap masukan dari para pedagang sebagai bahan dalam penyusunan kebijakan dan program yang lebih tepat sasaran.
Dengan wilayah yang terdiri dari 22 Kecamatan, 380 Desa, dan 14 Kelurahan, Kabupaten Deli Serdang memiliki potensi perdagangan yang besar. Namun, pengembangan pasar perlu disesuaikan dengan kondisi, kepadatan penduduk, dan kebutuhan masyarakat dimasing-masing wilayah.
“Kami pemerintah akan mendukung penuh kehadiran Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI). Harapan kami, dengan kehadiran Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), peredaran ekonomi semakin tinggi, kesejahteraan masyarakat meningkat, dan pasar tradisional semakin tumbuh dan berkembang,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Harian Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Provinsi Sumatera Utara, Budi Hartoyo, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terhadap pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda).
Ia berharap kepengurusan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) yang terbentuk nantinya mampu memperkuat organisasi sekaligus memperluas jaringan hingga pasar-pasar yang dikelola Pemerintah maupun Swasta.
Budi menyampaikan, Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) juga menjalankan fungsi advokasi bagi pedagang dan telah membangun kemitraan dengan sejumlah pihak, di antaranya Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Bank Indonesia, dan Perum BULOG.
Dalam kesempatan itu, ia menyoroti kenaikan harga sejumlah kebutuhan pangan yang berdampak kepada masyarakat dan pedagang. Menurutnya, sinergi lintas sektor diperlukan untuk menjaga stabilitas harga.
“Semua lini sektor harus bekerja sama untuk melakukan penekanan harga, sehingga masyarakat akan lebih diuntungkan,” katanya.
Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Provinsi Sumatera Utara juga berencana mendorong kerja sama dengan BULOG agar pedagang di Kabupaten Deli Serdang dapat mengakses komoditas pangan melalui kios atau warung yang memenuhi persyaratan. Selain itu, akan dikembangkan sertifikasi halal gratis bagi 100 pelaku UMKM serta pelatihan digitalisasi pembayaran secara nontunai bersama Bank Indonesia.
“Ini bagian dari upaya kami agar para pedagang tidak tertinggal dalam menghadapi perkembangan digitalisasi,” ujarnya.
Musda Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Deli Serdang turut dihadiri Jajaran Pengurus Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Provinsi Sumatera Utara, unsur Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Camat Tanjung Morawa, perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, serta para Pedagang.(1kbr/ds/ac/inn0101/nain-40)













