PIDIE|1Kabar.com
Sigli– Antusias generasi muda Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) terus menunjukkan sangat tinggi. Tercatat sebanyak 325 pemuda dari wilayah teritorial Kodim 0102/Pidie telah mendaftarkan diri sebagai calon prajurit Bintara dan Tamtama PK TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2027.
Ratusan calon prajurit tersebut mengikuti pengarahan dari staf personalia Kodim 0102/Pidie yang berlangsung di Gedung Indoor Makodim 0102/Pidie, Jalan Prof. A. Majid Ibrahim, Desa Lampeudeu Baroh, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie. Selasa 13/10/2026),
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para peserta mengenai mekanisme pendaftaran, tahapan seleksi, serta persyaratan yang harus dipenuhi untuk mengikuti proses penerimaan prajurit TNI AD.
Dalam pengarahan tersebut, Perwira Seksi Personalia (Pasipers) Kodim 0102/Pidie, Kapten Inf A. Fitara Nugraha, menjelaskan berbagai ketentuan rekrutmen, termasuk persyaratan usia dan tinggi badan serta mekanisme pendaftaran yang harus dipahami oleh setiap calon peserta baik secara Online di situs resmi rekruitmen TNI AD tahun 2027 maupun Offline.
Salah satu informasi yang menjadi perhatian para peserta adalah ketentuan persyaratan yang disebut memberikan kesempatan lebih luas bagi generasi muda untuk mengikuti seleksi. Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, batas usia calon peserta berada pada usia 17 hingga 26 tahun, dengan tinggi badan minimal 163 Cm untuk Bintara dan 158 Cm untuk Tamtama.
Ia juga menegaskan bahwa proses pendaftaran penerimaan prajurit TNI AD tidak dipungut biaya alias GRATIS. Karena itu, para calon peserta diminta mengikuti seluruh tahapan sesuai prosedur resmi dan tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan apapun.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 325 pemuda yang telah mendaftarkan diri terdiri atas 204 calon siswa Bintara PK dan 121 calon siswa Tamtama PK. Jumlah tersebut masih dapat berubah seiring masih berlangsungnya masa pendaftaran hingga 10 Februari 2027.
Selain memberikan pengarahan administrasi, Kodim 0102/Pidie juga menyiapkan pembinaan bagi para calon peserta melalui Babinsa di wilayah masing-masing. Pembinaan tersebut diarahkan untuk membantu meningkatkan kesiapan fisik, kedisiplinan, dan pemahaman calon prajurit dalam menghadapi tahapan seleksi.
Kapten Inf A. Fitara Nugraha menekankan pentingnya kesungguhan dan persiapan sejak dini. Para calon peserta diharapkan menjaga kesehatan, berlatih secara teratur sesuai kemampuan, serta melengkapi seluruh persyaratan administrasi agar dapat mengikuti proses seleksi dengan baik.
Sementara itu, Dandim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., mengajak seluruh pemuda, khususnya putra-putra daerah Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya, untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mempersiapkan diri secara maksimal.
“Jangan ragu untuk mendaftarkan diri dan mengabdikan kemampuan terbaik bagi bangsa dan negara melalui TNI AD. Kami mengajak generasi muda Pidie dan Pidie Jaya yang memenuhi persyaratan untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan mempersiapkan diri sejak dini, baik secara fisik, mental, maupun administrasi,” ujar Dandim.
Ia menegaskan bahwa penerimaan prajurit TNI AD dilaksanakan melalui mekanisme seleksi sesuai ketentuan yang berlaku dan transparan dan objektif. Setiap calon memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti proses seleksi berdasarkan persyaratan dan kemampuan masing-masing.
“Perlu kami tegaskan bahwa pendaftaran hingga proses penerimaan sesuai ketentuan resmi tidak dipungut biaya ( GRATIS). Jangan percaya kepada oknum yang meminta uang atau menjanjikan kelulusan. Persiapkan diri dengan sungguh-sungguh, ikuti prosedur yang berlaku, dan raih cita-cita menjadi prajurit TNI AD melalui kemampuan sendiri,” tegas Letkol Inf Abdul Hadi.
Melalui kegiatan pengarahan dan pembinaan tersebut, Kodim 0102/Pidie berkomitmen membantu menyiapkan generasi muda yang disiplin, tangguh, dan memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Tingginya animo pendaftar diharapkan menjadi dorongan positif bagi pemuda Pidie dan Pidie Jaya untuk terus meningkatkan kualitas diri serta berpartisipasi dalam pembangunan nasional melalui jalur pengabdian sebagai prajurit TNI AD.













