Berita  

Arief Martha Rahadyan dan Ustadz Riza Muhammad Serukan Kepedulian terhadap Lansia

NTT/1Kabar.com

KUPANG- Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 Tahun 2026 yang jatuh pada 29 Mei dinilai memiliki makna yang semakin relevan karena berlangsung dalam suasana Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Momentum ini menjadi pengingat penting tentang nilai pengorbanan, penghormatan, serta penguatan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Pengamat kebijakan publik, Arief Martha Rahadyan, B.Sc., M.Sc., mengatakan bahwa perhatian terhadap kelompok lanjut usia harus menjadi bagian dari kesadaran kolektif bangsa, mengingat kontribusi besar para lansia dalam membangun fondasi keluarga, sosial, hingga perjalanan pembangunan nasional.

Hari Raya Iduladha mengajarkan tentang ketulusan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama. Pada saat yang sama, Hari Lanjut Usia Nasional mengingatkan kita untuk tidak melupakan jasa generasi pendahulu yang telah meletakkan nilai, pengalaman, dan kebijaksanaan bagi kehidupan sosial hari ini,” ujar Arief dalam keterangannya, Jumat (29/5).

Penghormatan terhadap lanjut usia tidak cukup diwujudkan secara simbolik, melainkan harus tercermin melalui perhatian nyata berupa penguatan perlindungan sosial, pelayanan kesehatan yang memadai, serta terciptanya lingkungan yang inklusif dan ramah lansia.

Semangat berbagi dalam Iduladha harus menjadi refleksi bersama untuk memperkuat solidaritas sosial, khususnya kepada kelompok rentan, termasuk para lanjut usia agar tetap hidup dengan martabat, rasa aman, dan kesejahteraan yang layak,” tambahnya.

Dalam momentum yang sama, adik kandung Arief Martha Rahadyan, Ustadz Riza Muhammad, yang dipercaya menjadi khatib Salat Iduladha di Lapangan Rumah Jabatan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Kupang, juga turut menyampaikan pesan tentang pentingnya memuliakan orang tua dan menjaga nilai kepedulian antar generasi.

Ustadz Riza Muhammad, esensi Iduladha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah kurban semata, tetapi juga momentum memperkuat empati sosial, terutama kepada para orang tua dan lanjut usia yang telah mengorbankan tenaga, waktu, dan kasih sayang demi generasi penerus.

Keberkahan Iduladha akan semakin bermakna apabila diiringi dengan penghormatan kepada orang tua dan para lansia. Mereka adalah sumber hikmah, pengalaman hidup, dan teladan yang wajib kita muliakan,” ujar Ustadz Riza Muhammad 

Saat ini, Arief Martha Rahadyan bersama keluarga masih berada di Kupang, Nusa Tenggara Timur, dalam rangkaian silaturahmi Hari Raya Iduladha sekaligus menghadiri sejumlah agenda keagamaan dan sosial.

Bangsa yang kuat adalah bangsa yang mampu menjaga nilai kemanusiaan serta menghormati generasi yang telah lebih dahulu mengabdi bagi keluarga, masyarakat, dan negara. Memuliakan lansia sejatinya adalah memuliakan sejarah, pengalaman, dan fondasi moral bangsa,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *