1kabar.com | Deli Serdang — Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terus memperkuat dukungan terhadap Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Salah satunya melalui Pembangunan dan Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Center yang telah diresmikan Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, Minggu (06/09/2026).
Peresmian dilakukan usai jalan pagi bersama Jajaran Pimpinan Perangkat Daerah. Turut hadir Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, SS, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Deli Serdang, serta Staf Ahli I Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Deli Serdang, Ny. Asniar Lom Lom Suwondo.
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Center berdiri diatas lahan seluas 3.349 meter persegi dengan 25 tenant. Sebelum diresmikan, lokasi ini telah dimanfaatkan Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) selama sekitar dua bulan.
Ketua Paguyuban Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Center, Ijon Tuah Purba, menyampaikan apresiasinya atas fasilitas yang diberikan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang. Menurutnya, Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang sebelumnya berjualan menggunakan tenda-tenda kecil disekitar Masjid Agung Sultan Thaf Sinar Basarsyah, kini memiliki tempat yang lebih layak dan representatif.
“Dari tenda-tenda kecil, kami diberi tempat yang istimewa. Ini tentu menjadi semangat bagi kami untuk naik kelas,” ujar Ijon.
Saat berdialog dengan Bupati, ia menerangkan bahwa Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Center bukan hanya memberikan tempat yang layak namun juga berdampak pada pendapatan harian.
“Sebelum kesini per hari 100 ribuan, setelah disini bisa diatas 400-500 ribu per hari,” ungkapnya.
Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, menegaskan dukungan terhadap Usaha Mikro , Kecil, dan Menengah (UMKM) tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial.
“Kalau ingin mengangkat harkat dan martabat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), kita harus benar-benar memberikan support. Ini bukan seremonial belaka,” tegas Bupati.
Menurutnya, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Center menjadi salah satu contoh penataan ruang usaha yang dapat dikembangkan di wilayah lain.
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menargetkan konsep serupa dapat hadir di 21 Kecamatan lainnya agar kesempatan bagi Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk berkembang semakin merata.
“Saya mau ada di 22 Kecamatan. Pemerintah Daerah yang akan bangun. Kita jadikan area seperti ini, ditata agar tidak kumuh dan semuanya dilakukan pemerataan,” katanya.
Selain menyediakan tempat usaha, Pemerintah Kabupaten juga mendorong penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Koperasi.
Seluruh Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Center telah diarahkan menjadi anggota Koperasi Deli Serdang Sehat. Dua tenant juga dikembangkan sebagai Pondok Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Toserba yang menjadi Unit Usaha Koperasi.
Bupati berharap fasilitas yang telah dibangun dapat dijaga dan dirawat bersama. Kebersihan, kenyamanan, serta kualitas produk menjadi bagian penting agar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Center mampu menarik lebih banyak pengunjung.
“Harganya murah, rasanya enak, bersih dan halal,” pesannya.
Dalam kesempatan itu juga dilakukan penyerahan bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terdampak bencana, pencairan pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perdana melalui Bank Sumut, serta penyerahan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikat halal.
Ke depan, lanjutnya, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Center akan terus dikembangkan sehingga tidak hanya menjadi tujuan masyarakat sekitar Kecamatan Lubuk Pakam, tetapi juga mampu menarik pengunjung dari wilayah lainnya.
“Jadikan unit usaha ini untuk menghidupi kehidupan. Mohon jaga dan rawatlah,” pungkasnya.(1kbr/ds/inn0101/ac/lubis40)













